19.4 C
New York

PTPN I Perkuat Bisnis Bioetanol dan Manufaktur

Published:

Agrofarm.co.id, Mojokerto- PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) memperkuat pengembangan bisnis bioetanol dan manufaktur melalui optimalisasi aset, peningkatan efisiensi operasional, dan perluasan pasar.

Langkah ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan anak perusahaan sekaligus menciptakan sumber nilai tambah baru bagi korporasi.

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras melakukan kunjungan kerja ke PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Mojokerto dan PT Dasaplast Nusantara (Dasaplas) di Jepara, Kamis (15/10/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pengembangan kedua perusahaan berjalan lebih optimal melalui penguatan operasional dan strategi bisnis yang berorientasi pada daya saing serta pertumbuhan berkelanjutan.

Saat mengunjungi Enero, Abdul Rivai Ras mendorong peningkatan kapasitas usaha dan perluasan pasar bioetanol berbasis molases atau tetes tebu.

Menurutnya, Enero memiliki peluang untuk memperluas kontribusi dalam pengembangan energi terbarukan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk samping industri perkebunan.

“Enero tidak boleh berhenti dan berpuas diri hanya menjadi pemain utama di Jawa Timur. Kita harus melangkah lebih jauh, berekspansi, dan membawa model bisnis bioetanol berbasis molases ini ke berbagai wilayah lain di Indonesia,” ujar Rivai.

Rivai menegaskan, penguatan kompetensi, daya saing, dan pengembangan model bisnis menjadi faktor penting untuk mendorong Enero berkembang sebagai pusat keunggulan industri bioetanol nasional (center of excellence).

Sementara itu, di Dasaplas, Abdul Rivai Ras menekankan pentingnya optimalisasi aset, efisiensi produksi, dan inovasi produk untuk memperkuat kinerja perusahaan yang bergerak di bidang produksi karung plastik dan kemasan fleksibel.

Dasaplas juga didorong memperluas pasar komersial di luar kebutuhan internal PTPN Group. Strategi ini diharapkan meningkatkan pemanfaatan kapasitas produksi, memperluas peluang pendapatan, dan memperkuat kontribusi perusahaan terhadap kinerja grup.

“Optimalisasi aset yang efisien serta pengembangan bisnis yang adaptif terhadap kebutuhan pasar menjadi kunci utama Dasaplas untuk tumbuh berkelanjutan dan berdaya saing tinggi,” tegas Rivai.

Abdul Rivai Ras menekankan bahwa setiap anak perusahaan harus mengembangkan potensi bisnis secara terukur, meningkatkan produktivitas, dan memastikan aset memberikan nilai ekonomi optimal.

Dengan demikian, anak perusahaan tidak hanya mendukung operasional grup, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan baru bagi PTPN I.

Melalui penguatan bisnis Enero dan Dasaplas, PTPN I menegaskan komitmennya mempercepat transformasi anak perusahaan, meningkatkan daya saing, serta memperluas sumber pertumbuhan korporasi.

Langkah ini sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan dan penciptaan nilai tambah dari sumber daya perkebunan.

Related articles

Recent articles