Agrofarm.co.id, Jakarta-Pengurus Daerah (Pengda) KAINSTIPER Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sukses melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda). Dari hasil musyawarah secara aklamasi menetapkan Budi Haryono,S.TP sebagai Ketua Pengda wilayah Jabotabek periode 2024-2029.
Budi Haryono mengutarakan pihaknya menerima amanah dari para alumni di wilayah Jabodetabek sebagai ketua melalui Musda.
“Tentunya kami akan melanjutkan kegiatan-kegiatan yang sudah berjalan di periode sebelumnya. Selain itu, akan merencanakan kegiatan (program) yang lain bersama dengan kepengurusan yang baru. Tujuannya agar organisasi bisa tetap berjalan dan hubungan para alumni di Jabodetabek tetap bisa terjalin dengan baik. Kekeluargaan dan hubungan silaturahim inilah yang menjadi kekuatan di KAINSTIPER, agar ke depan bisa bersinergi menyatu dalam langkah sesuai dengan tema Musda 2024 Pengda KAINSTIPER wilayah Jabodetabek,” ungkap Budi, yang kini menjabat sebagai General Manager Sales, RS Bethsaida Gading Serpong, Tangerang.
Dalam kepengurusan saat ini, dia ingin membawa nama baik Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta lebih dikenal oleh masyarakat luas. “Tidak hanya di kalangan internal juga eksternal,” ujar dia.
Untuk itu, ke depan, Budi berenca membuat divisi digital tujuanya untuk membangun ciri khas atau branding nama INSTIPER tekenal di masyarakat.
“Kita akui di zaman digitalisasi saat ini INSTIPER banyak melakukan kegiatan namun kurang terpublikasikan dengan baik kepada para alumni. Secara tidak langsung kegiatan sering kita publikasikan tentun akan banyak dikenal oleh masyarakat. ini akan memberikan nama Instiper lebih dikenal di Masyarakat,” kata dia saat ditemui usai acara Musda, pada Minggu (3 November 2024).
Menurut dia, kota-kota besar nama INSTIPER masih kalah dengan perguruan tinggi lain, akan tetapi dikenal di daerah.
“Salah satu tugas saya di Jabodetabek agar alumni bisa lebih membesarkan nama INSTIPER melalui sosial media. Bahkan di setiap even atau kegiatan INSTIPER kita akam menyebarkan informasi kegiatan tersebut via WhatsApp dan lainnya supaya menarik minat masyarakat kuliah di INSTIPER maupun ingin mengenal Iebih dekat kampus kita,” terang Budi.
Membangun jiwa enterpreneur
Budi medorong lulusan INSTIPER tidak hanya fokus bekerja di sektor pertanian, namun bisa diarahkan menjadi pengusaha atau entrepreneur. Salah satu upaya yang dilakukan para alumni memberikan motivasi kepada para mahasiswa INSTIPER supaya pada saat lulus tidak tergantung bekerja di satu perusahaan.
“Mereka dapat menjadi enterpreneur atau pengusaha agar ke depan mampu mandiri. Jadi tidak hanya bekerja di satu perusahaan tapi bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujar Budi.
Dia mengatakan, hubungan alumni dengan perguruan tinggi INSTIPER berjalan baik karena hingga kini para alumni selalu membantu atau mendukung setiap kegitan kampus.
“Secara rutin melakukan pertemuan dengan pihak kampus. Dengan kepercayaan ini bisa lebih leluasa memberdayakan alumni INSTIPER di Jabotabek untuk memberikan motivasi dan memberikan masukan kepada para mahasiswa,” jelas Budi.
Musda KAINSTIPER Jabotabek berjalan lancar
Ketua Pengurus Pusat (PP) KAINSTIPER, Johan Sukardi,S.TP mengatakan seperti pada organisasi pada umumnya, setelah menyelesaikan kepengurusan satu periode (5 tahun), selalu diadakan musyawarah untuk memilih Ketua dan Pengurus.
“Tujuannya tak lain agar roda organisasi tetap berjalan dan ada reorganisasi di KAINSTIPER, tak terkecuali di Pengda KAINSTIPER Wilayah Jabodetabek,” ujarnya.
“Kami bersyukur Pengda KAINSTIPER wilayah Jabodetabek bisa melaksanakan Musda dan berjalan dengan lancar hingga terpilih Ketua dan Pengurus baru periode 2024 2029. Mudah-mudahan di kepengurusan yang baru (Pengda KAINSTIPER wilayah Jabodetabek) bisa terus berjalan dan dapat mengakomodir para alumni INSTIPER agar bisa tetap terjalin silaturahimnya,” imbuh Johan.
Sementara itu, Wakil Rektor III INSTIPER Yogyakarta mengapresiasi terselenggaranya Musda Pengda KAINSTIPER wilayah Jabodetabek yang berjalan dengan baik.
“Dengan adanya pergantian kepengurusan melalui Musda, ini menandakan atau menjadi bukti bahwa organisasi berjalan dengan baik. Ada reorganisasi dari periode sebelumnya ke periode yang baru untuk kesinambungan berorganisasi,” ungkap dia.
“Kami berharap melalui para alumni di Pengda KAINSTIPER Jabodetabek bisa tetap menjalin komunikasi dan silaturahim. Ada banyak manfaat bisa menjaga komunikasi dan silaturahim sesama alumni. Dan bisa melanjutkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dari alumni untuk alumni,” sambung Adi.
“Tentu dengan aktifnya para alumni, bisa untuk menjaga nama intitusi (INSTIPER) tak terkecuali di wilayah Jabodetabek, yang alumni juga banyak memiliki usaha, bekerja dan berkarir di berbagai perusahaan di antaranya di perusahaan perkebunan sawit,” terang dia. Bantolo
