13.4 C
New York

BPDPKS Dukung Hilirisasi Perkebunan Kelapa Sawit

Published:

Agrofarm.co.id, Tangerang-Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman mengatakan, Perkebunan Expo (Bunex) 2023 merupakan salah satu langkah positif untuk memperkenalkan dan mengangkat produk-produk perkebunan termasuk didalamnya turunan kelapa sawit.

Kelapa sawit tidak hanya menghasilkan minyak saja namun juga memenuhi kebutuhan pangan hingga bahan bakar energi.

Pemerintah berkolaborasi dengan BPDPKS untuk menghimpun, mengembangkan, dan menggunakan Dana Perkebunan Kelapa Sawit bagi kemaslahatan industri sawit.

Dia mengatakan, BPDPKS diberikan mandat untuk melakukan pengembangan sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit, penelitian dan pengembangan perkebunan kelapa sawit, promosi perkebunan kelapa sawit, peremajaan perkebunan kelapa sawitsarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit.

“Penggunaan dana di atas termasuk dalam rangka pemenuhan hasil perkebunan kelapa sawit untuk kebutuhan pangan, hilirisasi industri perkebunan kelapa sawit, serta penyediaan dan pemanfaatan bahan bakar nabati jenis biodiesel,” ungkap Eddy pada acara Perkebunan Expo (Bunex 2023) yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD), Tangerang, Banten, Kamis, 7 September 2023.

BPDPKS saat ini punya program pendanaan untuk petani kelapa sawit yaitu Peremajaan Sawit Rakyat, Sarana dan Prasarana dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Tujuan dari semua program ini adalah peningkatan kesejahteraan petani.

Sejak 2015, telah berkontribusi aktif kurang lebih 8 triliun membantu memperkuat kelapa sawit Indonesia. Di tahun 2023 direncanakan target sebesar kurang lebih 5.4 triliun, semoga dapat terserap dan tepat guna.

“BPDPKS berkolaborasi dengan Ditjen Perkebunan melakukan kegiatan dengan baik agar benih tersalurkan dengan baik dan pengembangan Kelapa Sawit Indonesia semakin lebih baik lagi kedepannya,” jelas dia Bantolo

Related articles

Recent articles