12.6 C
New York

Melongok sang “JUARA” Bayer untuk Petani Indonesia

Published:

Agrofarm.co.id-Terletak di Jawa Tengah, Bayer Juwiring Agriculture Research and Academy (JUARA) memiliki visi untuk menjadi pusat inovasi solusi pertanian yang komprehensif, mencakup berbagai jenis tanaman, dan mendorong kerja sama erat dengan petani dan komunitas pertanian.

Dengan lokasi strategisnya, Bayer JUARA menjadi wadah penelitian pertanian terkini, bertujuan untuk mengatasi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh petani dan mengembangkan praktik-praktik berkelanjutan. “Melalui hubungan intens menjadi solusi praktis dan berdampak langsung bagi para petani serta berkontribusi pada pertumbuhan sektor pertanian,” ujar Kukuh Ambar Waluyo – Bayer Head of Field Solutions South East Asia & Pakistan pada Agrofarm Senin 14/8, saat peninjauan lokasi JUARA di desa Juwiring Klaten Solo Jawa Tengah.

Lebih lanjut Kukuh menjelaskan Bayer JUARA memiliki area seluas 8,9 hektar yang dirancang untuk menjadi wadah berbagai kegiatan. Area ini mencakup lahan penelitian seluas 7 hektar, laboratorium, gedung kantor yang menggunakan panel surya, area khusus untuk beribadah, fasilitas penyimpanan bahan pengujian, rumah kaca, hingga lapangan kolaborasi seluas 1 hektar. ” Di sini kita mempunyai laboratorium, gudang penyimpanan, teknologi pemantau cuaca, lahan kolaborasi seluas 1 hektar dan lahan uji coba seluas 6,5 hektar ,”terang Kukuh.

Head communication and public affair Bayer Indonesia, Laksmi Pravita menyebutkan, Bayer perusahaan global di bidang Life Science terkait Kesehatan dan Pertanian selama 160 tahun berkomitmen untuk terus berinovasi melalui penelitian dan pengembangan. Di tahun 2022, Bayer global mengeluarkan dana EUR 6,2 miliar euro atau 106 triliun rupian dan memiliki 16,200 di penelitian dan pengembangan.

Selama 66 tahun berdiri di Indonesia, Bayer secara konsisten berkontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan bangsa melalui science. “Untukmendukung ketahanan pangan dan petani di Indonesia, Bayer mendirikan pusat penelitian dan pengembangan pertanian di Indonesia dan merupakan yang terbesar ke dua di Asia Tenggara. ujar Laksmi.

Kegiatan utama Bayer di desa Juwiring ini memberikan Pelatihan produk Bayer dan diskusi pertanian transfer pengetahuan teknologi terbaru Bayer untuk tim komersial,Pengembangbiakan burung hantu sebagai musuh alami hamaPengujian benih jagung bioteknologi dan benih sayuran Pengembangan tanaman bioteknologi Pendampingan petani melalui BetterLife Farming Program magang bagi pelajar di area sekitarsertq kolaborasi tim internal dengan akademisi. dian

 

Related articles

Recent articles