Agrofarm.co.id-Desa Karangrowo merupakan salah satu Desa yang dianugerahi kekayaan keindahan alam yang asri. Desa yang terletak di Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus ini dikenal sebagai salah satu desa dengan tanah yangsubur, tak heran jika mayoritas penduduknya memilih bertani sebagai mata pencaharian utamanya. Sumber daya alam lainnya, yakni ikan kuthuk atau sering dikenal ikan gabus yang berlimpah di setiap aliran sungainya.
Berlimpahnya jumlah ikan gabus di Desa Karangrowo, diyakini berpotensi untuk dikembangkan pembudidayaannya yang dapat mendukung peningkatan ekonomi desa. Melihat potensi tersebut, Nojorono Kudus berinisiasi menggelar pelatihanbudidaya ikan gabus yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Festival Ikan Kutukgelaran Pemerintah Desa di Desa Karangrowo. Festival yang digelar pada tanggal 6 – 12 Juni ini merupakan salah satu cara yang dilakukan Pemerintah Desa dan NojoronoKudus mendorong motivasi masyarakat setempat dalam peningkatan potensiekonomi melalui berbagai pertunjukan seni, kompetisi kuliner ikan gabus dan program pelatihan.
Dalam menyampaikan komitmennya, Ketua Umum YKB Nojorono, FX Sri Martono, mengatakan, “YKB Nojorono berkeinginan untuk mendukung Desa Karangrowo melalui pemberdayaan masyarakatnya agar dapat memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka. Ikan gabus atau ikan Kuthuk merupakan salah satu ikon populer di Karangrowo. Oleh karena itu, kami berharap melalui pelatihan budidaya ikan Gabus ini, keterampilan masyarakat Desa Karangrowo dapat meningkat sehingga mereka berhasil dalam budidaya ikan gabusdan dapat memasarkannya di tingkat nasional maupun internasional di masa depan”
FX Sri Martono menambahkan, “Ini adalah salah satu komitmen kami dalam mendorong masyarakat sekitar Kudus untuk saling peduli terhadap lingkungan sekitar dan menjadikan desa ini siap secara madani,”
Heri Darwanto, selaku Kepala Desa Karangrowo, menyampaikan antusiasmenya atas hadirnya festival dan pelatihan budidaya ikan Kuthuk ini. Ia menjelaskan bahwa festival ini diadakan untuk mengenalkan kekayaan alam khas Desa Karangrowo yang memiliki potensi untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,
“Ikan Kuthuk bukan satu-satunya potensi yang ada, melainkan juga pengelolaan eceng gondok yang melimpah turut difasilitasi sebelumnya. Dengan adanya pelatihan ini, harapannya Desa Karangrowo dapat menambah nilai dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Perhelatan yang digelar sebagai hasil kolaborasi Nojorono Kudus dengan Desa Karangrowo ini merupakan salah satu komitmen perusahaan dalam pengembangan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Bekal pelatihan bagi masyarakat Desa Karangrowo, bertujuan untuk optimalisasi potensi peluang peningkatan taraf ekonomi masyarakat Desa Karangrowo dapat terlaksana di kemudian hari. dian
