15.6 C
New York

Panen Raya Padi Bisa Wujudkan Ketahanan Pangan

Published:

Agrofarm.co.id-Upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan bisa diwujudkan dengan panen raya. Hal ini juga yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya. Kabupaten Kubu Raya melakukan kegiatan Panen Raya Padi di Poktan Sungai Adong I, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Lokasi panen berada pada hamparan lahan sawah seluas 200 ha yang terbagi dalam dua Gapoktan.

Berdasarkan hasil ubinan, potensi hasil panen padi di lahan ini mencapai 4,8 ton/ha, dengan varietas yang digunakan adalah Lais yang merupakan padi unggul lokal.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, apresiasi harus diberikan kepada penyuluh dan petani di Kelompok Tani Sungai Adong I. Terlebih, mereka mendukung ketersediaan pangan.

“Ketahanan pangan nasional sangat penting dalam pandemi Covid-19. Petani harus tetap berproduksi namun mereka juga wajib memperhatikan protokol pencegahan Covid-19. Pemerintah terus berupaya menjaga stok pangan demi menjamin ketersediaan pangan bagi 267 juta rakyat Indonesia dan Pertanian adalah kekuatan sebuah negara, kalau mau melihat negara baik, lihat saja seperti apa pertaniannya,” tuturnya, Rabu (24/2/2021).

Hal senada disampaikan juga oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi. Menurutnya, pemerintah mendukung aktivitas yang dilakukan dalam rangka menjaga Ketahanan Pangan Nasional.

“Pertanian tidak boleh berhenti dalam situasi apapun, genjot terus produksi pertanian. Penyuluh, petani dan seluruh insan pertanian harus turun ke lapangan. Kita semua ayo kita dukung pertanian kita, jika produktivitas bisa ditingkatkan maka pendapatan petani akan meningkat juga dan pastinya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat petani,” ujarnya.

Kegiatan panen raya di Kubu Raya dihadiri Bupati Muda Mahendrawan, Kepala BPTP Provinsi Kalbar, Kapolsek Sungai Raya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta seluruh jajaran DKPP KKR, Kepala Desa Kuala Dua serta KTNA Kubu Raya.

Muda Mahendrawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kubu Raya tetap berkomitmen dan konsisten dalam memajukan pembangunan pertanian khususnya pertanian pangan di Kabupaten Kubu Raya.

“Pangan merupakan panglima dari arah kebijakan pemerintah, sehingga dengan terciptanya kemandirian pangan akan memperkuat ketahanan rumah tangga masyarakat dan pada ujungnya akan memperkuat ketahanan negara,” ujarnya.

Muda Mahendrawan optimis dengan semangat ‘kepung Bakol’ maka pembangunan pertanian di Kabupaten Kubu Raya akan tetap ‘Menanjak’.

Untuk mewujudkan itu semua, maka dukungan dan komitmen dari semua pihak sangat dibutuhkan. Lebih lanjut Muda Mahendrawan mengapresiasi langkah dan upaya petani dalam mengelola lahan pertanian di desa ini, meski pandemi belum berakhir ditambah memasuki tanam gadu di musim kemarau, namun petani di Sungai Adong tetap kompak dan semangat dalam bertani.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPTP Provinsi Kalimantan Barat, Rustan Massinai, menyerahkan bantuan dan dukungan benih padi unggul varietas Inpari 32 dan Zink untuk kelompok tani di Sungai Adong, dimana benih padi ini juga merupakan hasil perbenihan dari kelompok tani di Kabupaten Kubu Raya.

Sedangkan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Heri Supriyanto, menyampaikan bahwa untuk memperkuat pembangunan pertanian, maka perencanaan pembangunan pertanian harus didukung oleh data dan informasi berbasis geospasial.

Dengan demikian maka perencanaan pertanian kedepannya akan lebih terukur dan akurat. Selanjutnya pendekatan teknologi dan perubahan perilaku petani menjadi sangat penting dalam mewujudkan kemajuan pertanian di Kubu Raya.

Ketua Poktan Sungai Adong 1 Talip mengungkapkan rasa bahagianya dan ucapan terima kepada semua pihak, terutama penyuluh pertanian, yang telah membuat poktannya berhasil meningkatkan produksi padi.

“Hasil ini menjadi motivasi kami dan poktan-poktan lainnya untuk bekerja keras dengan menerapkan teknologi anjuran,” kata dia. Bantolo

Related articles

Recent articles