12.6 C
New York

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kemenperin Bersama Dunia Industri Hadirkan DINAKARA 2026

Published:

Agrofarm.co.id – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia bersama dunia industri menyelenggarakan DINAKARA 2026 (Diskon Industri Nasional Karya Anak Bangsa), dalam rangka memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program yang berlangsung pada 23 – 30 Oktober 2026 ini menghadirkan berbagai penawaran produk industri serta dukungan layanan bagi pelaku usaha.

Mengusung semangat “Karya Industri untuk Rakyat”, DINAKARA mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan produk industri dalam negeri. Program ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha agar manfaat pembangunan industri semakin dirasakan masyarakat.

Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan, kemajuan industri harus memiliki hubungan yang nyata dengan kesejahteraan rakyat. “Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bahwa pembangunan industri harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui DINAKARA, pemerintah dan dunia industri bergotong royong menghadirkan produk yang lebih terjangkau sekaligus mendukung peningkatan daya saing pelaku usaha,” ujar Menperin dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (23/10).

Penawaran Produk Industri untuk Masyarakat

DINAKARA 2026 mencakup sejumlah kelompok penawaran. Pada sektor kecantikan, 13 perusahaan peserta menghadirkan beragam promo dan diskon untuk produk yang ditawarkan di booth serta paket bundling perlengkapan kecantikan.

Selain itu, juga dilakukan penawaran meliputi diskon, bundling, voucher dan beragam promosi menarik lainnya untuk produk makanan minuman dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Jenis produk, besaran potongan harga, ketersediaan, dan mekanisme pembelian mengikuti ketentuan masing-masing perusahaan peserta.

“Industri nasional menghasilkan berbagai barang yang digunakan masyarakat setiap hari. Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat hubungan antara produsen dan konsumen, mendorong pembelian produk dalam negeri, serta memperluas kesempatan pasar bagi pelaku industri,” kata Menperin.

Dukungan Layanan untuk Memperkuat Daya Saing Industri

Selain penawaran produk, Kementerian Perindustrian menghadirkan diskon layanan melalui unit pelaksana teknis di lingkungan Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI).

Sebanyak 15 UPT berstatus Badan Layanan Umum (BLU) memberikan diskon layanan sebesar 20 persen, sesuai ketentuan yang berlaku. Adapun sembilan UPT dengan layanan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) memberikan diskon sebesar 25 persen untuk layanan pengujian, kalibrasi, dan konsultasi, khusus untuk industri kecil, siswa dan mahasiswa.

Khusus diskon layanan UPT BSKJI, pelaksanaan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026, dengan jadwal tersendiri dari periode utama penawaran produk DINAKARA.

Dukungan ini diharapkan membantu pelaku industri mengakses layanan teknis untuk meningkatkan mutu produk, memastikan ketepatan pengukuran, dan memperbaiki proses produksi.

“Daya saing industri dibangun melalui kualitas, produktivitas, dan kepercayaan terhadap produk. Karena itu, DINAKARA juga memberikan dukungan kepada pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan pengujian, kalibrasi, dan konsultansi,” ungkap Sarmuji.

Melalui DINAKARA 2026, Kementerian Perindustrian mengajak perusahaan, pelaku industri kecil dan menengah, serta masyarakat untuk memperkuat ekosistem industri nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong perputaran ekonomi sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap karya anak bangsa.

“Semangatnya adalah karya industri untuk rakyat. Ketika produk dalam negeri semakin dekat dengan masyarakat dan pelaku usaha semakin berdaya saing, industri dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia,” tutup Menperin.Irsa

 

 

Related articles

Recent articles