Agrofarm.co.id – Midai – Karantina Kepulauan Riau (Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna menerbitkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT-3) terhadap sejumlah media pembawa dari berbagai pulau sekitar Kabupaten Natuna.
Hal tersebut terlihat dari aplikasi Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (Best Trust) adanya pengiriman 80.000 bibit kelapa, 12.360 kg kelapa jambul, 6474.5 kg cengkeh dan 2.466 tangkai cengkeh. Total nilai transaksi 1,26 miliar rupiah.
Kepala Karantina Kepri Hasim mengatakan potensi komoditas pertanian di Natuna terus menjadi penopang kedua perekonomian ditengah tingginya sektor perikanan yang menjadi penyangga utama pendapatan masyarakat.
“Karantina memastikan setiap lalulintas sejumlah media pembawa dapat berjalan dengan lancar dan memastikan tidak adanya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK)” ungkap Hasim, Rabu (10/6/2026).
Hasim menjelaskan, semua media pembawa berasal dari dua pulau, yakni Pulau Bunguran dan Pulau Midai. Untuk bibit kelapa dikirim ke Bintan, kemudian kelapa jambul dikirim ke Tanjung Pinang, dan cengkeh beserta tangkai dikirim ke Kabupaten Sambas.
Karantina Kepri berkomitmen penuh dalam memberikan perlindungan maksimal dan pelayanan optimal terhadap keamanan dan kesehatan pangan yang dilalu-lintaskan. Kemudian senantiasa memberikan kemudahan dalam pengurusan dokumen Karantina.
“Dengan PTK Online, pengguna jasa dapat mengajukan permohonan dari mana saja. Jadi tidak perlu repot-repot datang ke kantor. Hal ini sesuai dengan kondisi daerah kepulauan” tutup Hasim.
#KarantinaKepri
#pemeriksaan
