10.3 C
New York

Surveyor Indonesia Siapkan Dasbor Data dan Informasi Komoditi Sawit hingga Karet

Published:

Agrofarm.co.id, Jakarta-Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) bersama PT Surveyor Indonesia, menggelar sosialisasi persiapan uji coba Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan.

Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk memiliki dasbor informasi dan data komoditi strategies yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam acara di antarany aTim Ahli Dasbor Nasional Informasi dan Data Komoditi Berkelanjutan Indonesia Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Diah Suradiredja, Wakil Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, M. Zein.

Direktur Sumber Daya Manusia PT Surveyor Indonesia, Lussy Ariani Seba, Direktur Komersial PT Surveyor Indonesia, Saifuddin Wijaya, dan Direktur PT Sinarmas Agro Resources and Technology Tbk, Agus Purnomo juga ikut berpartisipasi.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kemudian membentuk inisatif penyiapan Dasbor Nasional Data dan Informasi Berkelanjutan dan melalui Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No. 178.

Adapun keputudan tersebut berisi tentang Komite Pengarah Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan Indonesia, PT Surveyor Indonesia ditunjuk sebagai penanggung jawab atas pengembangan sistem ketertelusuran rantai pasok komoditi berkelanjutan.

Adapun ruang lingkup tanggung jawab PT Surveyor Indonesia meliputi:

– Penyiapan dan pengembangan sistem Dasbor Nasional Data dan Informasi Komoditi Berkelanjutan Indonesia.

– Penyiapan pelaksanaan uji coba sistem dasbor nasional dan menyiapkan laporan kepada Komite Pengarah.

– Bekerja sama dengan kementerian/lembaga teknis terkait data dan informasi komoditi berkelanjutan Indonesia.

Tim Ahli Dasbor Nasional Informasi dan Data Komoditi Berkelanjutan Indonesia Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Diah Suradiredja mengungkapkan pentingnya pengembangan dasbor ini dan peran PT Surveyor Indonesia didalamnya.

“Pengembangan National Dashboard adalah kebutuhan Indonesia untuk menjawab semua regulasi hijau secara global. PT Surveyor Indonesia diamanahkan untuk mengembangkan sistem dari dasbor tersebut dan dapat kami katakan bahwa progressnya sudah sangat cepat,” terang dia dalam keterangan resminya, Rabu (22/5/2024).

Direktur Sumber Daya Manusia PT Surveyor Indonesia, Lussy Ariani Seba dalam sambutannya mengungkapkan bahwa upaya ini merupakan respons atas arah kebijakan dan tantangan pasar global.

“Sebagai solusi dan upaya dalam merespons arah kebijakan dan tantangan pasar global, kami mengembangkan sistem ketertelusuran komoditas nasional yang didalamnya termasuk aktivitas pengumpulan dan manajemen data, pemetaan, registrasi, ketertelusuran petani/pekebun yang relevan dengan komoditas kelapa sawit, kopi, coklat, dan karet.”

“Kedepannya, akan dilakukan uji coba aksesibilitas untuk menguji dan memperkuat aspek dan fitur sistem penelusuran yang penting bagi para actor rantai pasok industry komoditas. Upaya ini juga sangat bergantung pada kolaborasi dan keterlibatan aktif dari pihak-pihak yang berkepentingan,” lanjut Lussy.

Ditemui di tempat terpisah, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan pertemuan terkait kolaborasi dengan kementerian/lembaga teknis.

“Kemarin (20/05/2024), kami sudah bertemu Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dr. Prayudi Syamsuri,” ujar Sandry.

“Pertemuan tempo hari membahas pengembangan sistem traceability komoditas perkebunan sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperbaiki tata kelola data komoditas kelapa sawit, kakao, karet, dan kopi dalam menghadapi regulasi pasar global, seperti EUDR,” jelas dia.

Pada kegiatan sosialisasi ini juga dilaksanakan penandatangan Non-Disclosure Agreement (NDA) antara PT Surveyor Indonesia dan PT Sinarmas Agro Resources dan Technology Tbk, sebagai simbolis penggerak bagi pihak swasta ataupun pengelola komoditas untuk turut serta dalam penerapan dan pemanfaatan penuh Dasbor Nasional Komoditas Berkelanjutan. Natalia Lee

Related articles

Recent articles