21.2 C
New York

Kementan Latih SDM Kapuas Pelihara Padi Pasang Surut Food Estate Kalteng

Published:

Agrofarm.co.id-Selama tiga hari, 17 – 19 Maret 2022, sejumlah petani milenial di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, mengikuti ‘Pelatihan Pemeliharaan Padi Lahan Rawa Pasang Surut’ yang diadakan oleh Kementerian Pertanian RI di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kapuas Murung.

Pelatihan diinisiasi oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) selaku unit pelaksana teknis (UPT) dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP). BBPP Binuang selaku fasilitator pelatihan berupaya meningkatkan kapasitas SDM Kapuas mendukung produktivitas Food Estate Kalteng.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa pertanian tidak boleh terganggu apalagi berhenti, terutama di kawasan food estate yang dikembangkan pemerintah sebagai lumbung pangan di luar Jawa.

“Kita harus memastikan pertanian memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Produksi harus terjaga, antara lain dengan memanfaatkan potensi lahan rawa seluas 20 juta hektar, apabila kita bisa mengelolanya menjadi lahan produktif,” kata Mentan.

Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi mendukung langkah UPT khususnya di Kalimantan meningkatkan kapasitas dan kompetensi SDM pertanian dalam pengelolaan lahan Food Estate Kalteng.

“Kementan mendukung pelatihan bagi petani agar mengenali karakteristik lahan rawa pasang surut, mengacu pada tipologi yang dibedakan menjadi tipe lahan potensial, lahan sulfat masam, lahan gambut dan tipe lahan salin,” ungkap Dedi Nursyamsi, Minggu (20/3/2022).

Sejumlah petani milenial dilibatkan oleh BBPP Binuang untuk mengikuti pelatihan selama tiga hari tersebut. Mereka berasal dari lima kecamatan di Kapuas yakni Kapuas Murung, Kapuas Barat, Pulau Petak, Dadahup dan Mantagae.

Kepala BBPP Binuang, Yulia Asni Kurniawati kerahkan sejumlah widyaiswara didukung tim yang kompeten untuk mendukung pelatihan.

“BBPP Binuang berupaya meningkatkan kemampuan petani melakukan budidaya sekaligus memelihara lahan rawa pasang surut yang dibedakan dalam tiga tipe,” ujar dia.

Komitmen dan kerja keras petani, penyuluh dan stakeholders di kawasan Food Estate Kalteng diapresiasi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat dialog dengan petani Kapuas via Agriculture War Room (AWR) Kementan, Jumat (18/3).

“Saya lihat sekarang produksi padi naik lima hingga enam ton per hektar, yang tadinya cuma tiga sampai empat ton per hektar (lokasi food estate). Itu sebabnya dari laporan data Badan Pusat Statistik (BPS) masalah beras tidak kurang,” jelas Menko Marves Luhut didampingi Mentan Syahrul dan Dedi Nursyamsi di AWR. Bantolo

Related articles

Recent articles