Agrofarm.co.id-Karantina Pertanian Soekarno Hatta melepas ekspor perdana sarang burung walet (SBW) tujuan Tiongkok. Sebanyak 4 perusahaan pengolahan baru yang berhasil menembus pangsa pasar Tiongkok, disamping 11 perusahaan yang telah melakukan ekspor sejak tahun 2018.
Ekspor perdana SBW kali ini oleh PT ABI. Pelepasan ekspor dipimpin oleh Imam Djajadi selaku Kepala Karantina Soekarno Hatta. Ekspor SBW sebanyak 205,5 kg dengan nilai Rp 3.975.179.674,00. Ekspor SBW Indonesia masih sangat potensial.
Pihak perusahaan SBW juga sangat mengapresiasi kinerja dari Karantina Soekarno Hatta yang telah mendukung sepenuhnya dengan mengawal persyaratan teknis ekspor SBW ini ke Tiongkok. SBW dipastikan telah memenuhi persyaratan negara tujuan sampai diterbitkannya Sertifikat Sanitasi Produk Hewan (KH 12).
Menurut Imam, SBW merupakan salah satu komoditas unggulan yang digunakan sebagai bahan baku makanan dan minuman dengan tingkat konsumsi yang relatif tinggi di negeri Tiongkok tersebut.
“Semoga ekspor SBW ini berkelanjutan, sejalan dengan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang dicanangkan Kementerian Pertanian RI,” imbuh Imam dalam keterangan resminya, Jumat (31/12/2021).
“Tetap semangat dan berani ekspor menembus pangsa pasar manca negara,” ungkap dia. Bantolo
