Agrofarm.co.id- PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM), anak perusahaan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) yang berlokasi di Belitung Timur, menandatangani Memorandum of Understandingpada Senin (6/9/2021) di ANJ Learning Center, Belitung,untukmenjalin kerja sama dalam penyelenggaraan dan pengembangan program pendidikan vokasi setara Diploma-I. MoU dilakukan Poltak Evencus Hutajulu, Direktur Pendidikan Teknologi Kimia Industri (PTKI) Medandan Juli Wankara Purba, Resident DirectorPT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM)
Penandatanganan yang diketahui oleh Arus Gunawan,Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin dan Bupati Belitung Timur, Burhanudin, ini bertujuan untuk mendukung pemerintah meningkatkan kompetensi Sumber daya manusia (SDM) yang siap memasuki era industri terbaru sebagai salah satu kunci utama kemampuan industri, selain melalui investasi dan teknologi.
Kerja sama akan terjalin antara SMM dan PTKI,salah satu Perguruan Tinggi Milik Pemerintah di bawah naungan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia(Kemenperin). Sejak berdiri pada tahun 1983 sampai sekarang, PTKI Medan telah menghasilkan 5790 orang lulusan dan para Alumni telah tersebar bekerja di beberapa perusahaan pada industri kelapa sawit.Poltak Evencus Hutajulu, Direktur PTKI Medan, menjelaskan bahwa ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi pengembangan pendidikan vokasi untuk mendukung industri nasional berkelanjutan melalui penyelenggaraan program pendidikan setara D1 berbasis kompetensi dan bidang relevan lainnya.
Pada sambutannya, Juli Wankara Purba, Resident Director SMM, mengatakan bahwa latar belakang kerja sama adalah untuk mewujudkan ketersediaan SDM yang kompeten dan siap bekerja di dunia industri. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Belitung Timur. Kami sangat mendukung program tersebut agar dapat memberikan peningkatan kompetensi dan keahlian bagi lulusan kejuruan sehingga para lulusan Belitung Timur dapat bersaing dengan lulusan daerah lainnya.Pada tahap awal ini, kami memberikan kuota 60 pelajar untuk mengikuti program ini dengan program studi, yaitu Teknik Mekanik serta Teknik Kimia dan Proses, tambah Juli.
Pada kesempatan yang sama, Yoomeidinar, Director of Human Resources & Change Management, Region 1-3, ANJ mengatakan bahwa, “Sebagai salah satu perwujudan visi perusahaan untuk meningkatkan kehidupan manusia dan alam, kami berkomitmen membekali masyarakat di sekitar lokasi operasi kami agar dapat memiliki kemampuan teknis dan budaya kerja yang unggul. Program ini adalah bagian dari proses memenuhi harapan kami dan juga masyarakat agar semakin banyak masyarakat lokal yang terlibat secara langsung dalam operasi kami.
Program kerja sama ini juga mendapat dukungan positif dari Pemerintah Daerah Belitung Timur. Bupati Burhanudin, yang hadir pada acara penandatangan MoU, mengucapkan terima kasih kepada Kemenperin dan juga SMM dengan terjalinnya kerja sama. Kami berharap dengan adanya kerja sama ini putra putri Belitung Timur dapat menjadi kebanggaan, seiring dengan visi dan misi Pemerintah Belitung Timur untuk dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan siap pakai dalam menghadapai tantangan era globalisasi dan dunia industri yang semakin maju dan berkembang, ujarnya.
Dalam mendukung industri untuk penyediaan SDM yang kompeten, Kemenperin telah menyelenggarakan pendidikan tinggi pada beberapa jenjang mulai dari Diploma hingga Magister terapan, termasuk program setara Diploma-I yang merupakan program kerja sama dengan industri.
Berkembangnya sektor industri nasional pada saat ini tidak lepas dari tiga faktor, yaitu investasi, teknologi dan SDM. Keberadaan SDM menjadi faktor terpenting dalam mendukung pertumbungan industri, di mana sektor industri merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja dengan jumlah yang cukup besar. Diperkirakan kurang lebih 600.000-800.000 orang diserap sektor industri setiap tahunnya, sehingga dengan kerja sama ini diharapkan dapat memperkecil jarak kompetensi antara dunia industri dan pendidikan yang akhirnya tercipta SDM industri yang kompeten, ujar Arus Gunawan, Kepala BPSDMI Kemenperin, yang turut hadir secara virtual.
Penandatanganan MoU tersebut turut disaksikan oleh Drs. Jafri, M.Siselaku Ketua Komisi IIIDPRDBelitung Timur, Amrizal selaku Kepala Dinas Pendidikan Belitung Timur, Erna Kunondo selaku Kepala Dinas Ketenagakerjaan Belitung Timur, Adi Zahriadi selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Belitung Timur, Rusman selaku Camat Dendang, serta sejumlah jajaran Dinas Pendidikan Belitung Timur, Dinas Ketenagakerjaan Belitung Timur, dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur, Kecamatan Dendang dan Desa Jangkang. ir/rls
