11.5 C
New York

Mendag Minta Rusia Tidak Hampat Ekspor Sawit Indonesia

Published:

Agrofarm.co.id-Pertemuan bilateral terus dilakukan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi di St. Peterseburg, Rusia untuk memperkuat hubungan dagang dan investasi antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eurasia.

Pertemuan maraton dilakukan dengan sejumlah menteri, yaitu Menteri Perdagangan dan Industri Rusia, Denis Manturov; Menteri yang Bertanggung Jawab atas Integrasi dan Makroekonomi Komisi Ekonomi Eurasia Sergei Glazyev; serta Menteri yang Bertanggung Jawab atas Perdagangan Komisi Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Comission/EEC), Andrey Slepnev.

Lutfi membidik kerja sama perdagangan dan investasi lebih besar dari Rusia dan negara-negara yang tergabung dalam Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Negara-negara EAEU adalah Rusia, Armenia, Belarus, Kyrgyzstan, dan Kazakhstan. Pertemuan berlangsung di sela agenda Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPEIF) 2021 di St. Petersburg, Rusia.

“Pada pertemuan dengan Menperindag Manturov, Indonesia mengharapkan relasi perdagangan yang lebih intens dengan Rusia. Selain itu, Indonesia juga berupaya mengurangi hambatan akses kelapa sawit di Rusia,” jelas Mendag dalam keterangan resminya, Senin (07/6/2021.

Mendag juga menyampaikan ketertarikan Indonesia untuk berpartisipasi pada INNOPROM Trade Fair dan Kazan Halal Expo 2021. Sementara Menperindag Manturov menyampaikan permohonan agar Indonesia dapat mendukung Rusia menjadi tuan rumah World Expo 2030 dan kesediaan untuk melaksanakan Expert Meeting on Fisheries and Agriculture dalam waktu dekat.

Mendag juga mengundang Menperindag Manturov berkunjung ke Indonesia guna membahas berbagai upaya peningkatan perdagangan.

Pada 2020, nilai total perdagangan Indonesia dengan Rusia tercatat sedikit menurun menjadi isebesar USD 1,93 miliar dengan ekspor Indonesia ke Rusia sebesar USD 970 juta dan impor Indonesia dari Rusia sebesar USD 960 juta.

Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia surplus USD 10 juta dari Rusia. Di tahun 2019, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 2,07 miliar dengan ekspor Indonesia ke Rusia sebesar USD 864,08 juta dan impor Indonesia dari Rusia sebesar USD 1,20 miliar.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Rusia antara lain minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk turunannya (USD 499,9 juta), kopra (USD 65,6 juta), kopi (USD 36,7 juta), karet alam (USD 32,3 juta), dan mentega kakao (USD 32,3 juta).

Adapun komoditas impor Indonesia dari Rusia antara lain besi dan baja setengah jadi (USD 266 juta); batu bara (USD 159,2 juta); pupuk nonorganik atau kimia, potasik (USD 130,1 juta); pupuk nonorganik atau kimia dengan 23 elemen pupuk (USD 78,2 juta), serta perlengkapan peluncuran pesawat (aircraft launching gear) (USD 42,9 juta). Dian

Related articles

Recent articles