14.2 C
New York

Lawan Kampanye Negatif Sawit, GAPKI Latih Kader Kepatuhan Ketenagakerjaan

Published:

Agrofarm.co.id-Sebagai organisasi pengusaha, GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) terus berupaya mempromosikan praktek kerja layak (decent work). Ini juga sejalan dengan agenda sumber daya manusia (SDM) Presiden Jokowi dan kontribusi agenda SDGs. Jadi mewujudkan sawit Indonesia berkelanjutan dan pencapaian tujuan nasional adalah upaya multi pihak dan multi aspek.

Tiga pilar keberlanjutan yang dikenal adalah 3P yakni People, Planet and Profit. Jadi aspek P (People = Manusia) menjadi salah satu pilar. Pekerja atau buruh menjadi salah satu unsur utama dan jumlahnya besar. Data Bapennas 2015 menyebutkan ada 16 juta lebih pekerja.

Beberapa tahun terakhir aspek pekerja mendapat sorotan dan tudingan dari berbagai pihak. Datang dari domestik dan global. Atas situasi ini, GAPKI menggalang berbagai inisiatif dan bekolaborasi dengan berbagai pihak.

Studi Diagnostik ILO (Intr Lab Org) 2015 menyebutkan salah satu defisit perburuhan sawit Indonesia adalah pengawasan. Pemerintah sebagai otoritas pengawas memang memiliki keterbatasan sumberdaya (dana dan anggaran). Oleh karena itu Pemerintah memperkenalkan SK Menaker No 257 tahun 2014.

Mendorong tentang Kepatuhan Mandiri (self compliance). Internal perusahaan akan memiliki mekanisme dan kader kepatuhan bersertifikasi. Dikenal dengan KNK (Kader Norma Ketenagakerjaan).

“Kita berharap dengan kepatuhan yang tinggi akan menutup celah kampanye negatif dan akhinya memulihkan citra sawit Indonesia,” kata Sumarjono Saragih, Ketua Bidang Ketenagakerjaan GAPKI, dalam keterangan tertulis, Senin (1/3/2021).

Pelatihan ini adalah tahap awal dari serangkain rencana pelatihan KNK. Kali ini, GAPKI – ILO dan JAPBUSI melatih 25 calon KNK. Kombinasi 10 orang dari serikat buruh dan 15 dari perusahaan anggota GAPKI.

Pelatihan dilakukan virtual selama 50 jam. Dalam 5 hari mulai 1-5 Maret 2021. Pelatihan virtual dengan kombinasi ceramah, diskusi dan e-learning.

Kementerian Ketenagakerjaan membuka dan memuji inisiatif pelatihan ini. “Semoga kelas eksekutif KNK yang diprakarsai GAPKI dan ILO ini dapat memberikan semangat yang lebih dalam rangka penguatan Inpres terkait Rencana Aksi Kelapa Sawit Berkelanjutan tahun 2020 – 2024” ujar Armansyah, pejabat penanggung jawab program KNK.

Kegiatan ini juga bagian dari rangkain progam GAPKI menyambut may day. “May Day 2021: Kerja Layak Menuju Sawit Indonesia Berkelanjutan”. Bantolo

Related articles

Recent articles