21.2 C
New York

Sebanyak 19,2 Ton Emas Putih Kalimantan Utara Melanglang Buana

Published:

Agrofarm.co.id-Sarang Burung Walet (SBW) putih diibaratkan sebagai emas putih, karena harganya yang tergolong fantastis. Di pasar domestik harga emas putih ini berkisar Rp 10 juta per kilogramnya bahkan bisa lebih. Harga fantastis inilah yang menyebabkan banyak orang berlomba-lomba membangun rumah walet. Produksi sarang walet tergolong tinggi dan konstan hampir di semua wilayah Kalimantan Utara (Kaltara).

Pejabat Karantina Pertanian Tarakan Wilayah Kerja Bandara Juwata, Septifani Larentina, melakukan pemeriksaan fisik terhadap 306 kilogram SBW tujuan Jakarta dan Batam. Selain itu, pengujian laboratorium juga dilakukan untuk mengetahui kandungan nitrit.

“Total frekuensi hingga medio kuartal III mencapai 356 kali, sebanyak 19,2 ton. Nilai SBW tersebut yakni sekitar Rp 192,3 miliar. Pengiriman SBW dari Kaltara masih antar-area kemudian diekspor dari daerah lain. Ke depannya semoga bisa langsung ekspor dari Kaltara sehingga bisa meningkatkan nilai ekonominya,” tutur Septifani, Minggu (16/8/2020).

Potensi ekspor SBW dari Kaltara sangatlah besar. Karantina Pertanian Tarakan terus menyosialisasikan standar untuk bangunan rumah walet dan persyaratan dari negara tujuan kepada pemilik sehingga bisa ekspor secara langsung. Jangan lupa untuk melaporkan baik itu rumah walet maupun komoditasnya. Bantolo

Related articles

Recent articles