Agrofarm.co.id-Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengungkapkan Kementerian Pertanian memiliki komitmen yang kuat memikirkan petani khususnya di Karawang. Salah satu program dan kebijakannya yakni melawan alih fungsi lahan pertanian, sehingga sejalan dengan upaya pemerintahan Karawang dalam menjaga lahan pertanian teknis.
“Karawang sebagai pusat ketahanan pangan nasional sebab sebagai lumbung padi Jawa Barat. Walaupun sejak tahun 1983 pengembangan industri ada di Kabupaten Karawang, namun komitmen yang utama bersama DPRD bagi petani, dua tahun lalu menetapkan peraturan daerah tentang lahan pertanian berkelanjutan,” ungkap dia pada acara Kujang Fest 2020 di Kantor PT Pupuk Kujang, Karawang, Sabtu (7/3/2020).
Cellica menyebutkan Kabupaten Karawang memiliki 37 ribu hektar lahan teknis dan juga penyesuaian tata ruang wilayah sampai dengan tahun 2030, sebanyak 87 ribu hektar lahan pertanian teknis dipertahankan.
Mengapa demikian? karena produksi beras di Kabupaten Karawang sebanyak 1,3 juta gabah kering giling (GKP) per tahun, sementara kebutuhan Karawang 500 ribu ton GKP per tahun. Dengan demikian, produksi padi di Kabupaten Karawang surplus 800 ribu ton GKP per tahun.
Sehingga pemerintah Kabupaten Karawang memiliki komitmen yang kuat terkait kebijakan dan regulasi untuk tetap mempertahankan Karawang sebagai lumbung padi Jawa Barat dan pusat ketahanan pangan nasional, ujar dia
“Karena tadi sudah bicara dengan Pak Menteri, kalau sudah urusan perut adalah urusan yang besar. Kalau yang lain bisa ditunda, tapi urusan pangan tidak bisa ditunda. Kami siap bersinergi dengan program Bapak Menteri, kami berkomitmen mewujudkan kedaulatan pangan,” tegasnya.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, sektor pertanian adalah solusi kehidupan yang pasti. Kemajuan suatu daerah dari tingakt desa hingga kabupaten dapat diwujudkan dengan memprioritaskan program pertanian.
“Kalau Bupati mau melihat rakyat Karawang maju perhatikan pertanian dengan baik. Kalau Pak Camat mau melihat kecamatannya maju dorong saja pertanian lebih baik. Kalau kepala desa semua mau melihat rakyatnya hidupnya lebih baik terpenuhi kesejahteraanya dorong pertaniannya. Kalau mau negara ini hebat maka pertanian adalah salah satu jawabannya,” tandasnya. Bantolo
