16.8 C
New York

Kementan Tegaskan Tidak Ada kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Published:

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi mencukupi dan tidak terjadi kelangkaan pupuk di daerah.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, menegaskan ketersediaan pupuk bersubsidi.

Menurut Sarwo, tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi. Hanya saja pupuk bersubsidi diperuntukkan bagi petani yang memenuhi syarat, yakni tergabung dengan kelompok tani, luas lahannya kurang dari dua hektar dan telah mengisi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Jika sudah mengisi RDKK, jangan khawatir berapapun yang dibutuhkan akan dipenuhi,” tuturnya saat meninjau areal pertanian bawang putih di kawasan Kledung, Temanggung, Sabtu (29/2/2020).

Masyarakat, tambah Sarwo Edhy, tidak perlu khawatir kekurangan pupuk, karena hingga saat ini baru 21 persen pupuk bersubsidi yang sudah diserap, bahkan untuk KabupatenTemanggung baru 15 persen.

Wakil Ketua Komisi IV, Hasan Aminuddin menambahkan negara menjamin ketersediaan pupuk untuk petani.Isu seolah-olah ada kelangkaan pupuk sengaja dihembuskan pihak tertentu agar tidak ada pembatasan terhadap siapa yang berhak membeli pupuk bersubsidi.

“Isu kelangkaan pupuk ini memang permainan petani kaya, yang luas lahannya di atas dua hektar,” pungkasnya. Bantolo

 

Related articles

Recent articles