11.5 C
New York

Dirjenbun dan Komisi IV DPR Tinjau PSR KUD Bangkit Usaha Makmur

Published:

Agrofarm.co.id-Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi Subagyono dan Anggota Komisi IV DPR RI Effendi Sianipar didampingi Bupati Rohul H. Sukiman, Kadis Perkebunan Provinsi Riau Feri Dwi Putra meninjau hasil program peremajaan sawit lewat bantuan dana BPDPKS di KUD Bangkit Usaha Makmur Desa Bencah Kusuma Kecamatan Kabun.

Pada tinjauan lapangan tersebut, Dirjenbun memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang merupakan program nasional yang telah dimulai sejak tahun 2018 lalu di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kedepannya perlu pembinaan dan pengawasan dengan baik program PSR, dan diharapkan KUD Bangkit Usaha Makmur dapat dijadikan percontohan untuk dilaksanakan di tempat lain, kata Kasdi dalam keterangan resminya, Minggu (8/12/2019).

Selain itu, Kasdi juga mengapresiasi Kelompok KUD Bangkit Usaha Makmur yang telah berhasil menjalankan program tumpang sari (integrasi sawit dengan tanaman pangan) di sekitar kebun sawit, sehingga dapat memberikan pendapatan alternatis sambil menunggu panen.

Dalam kesempatan terebut, Kasdi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Rohul, atas perhatian dan dukungannya terhadap pembangunan khususnya di bidang perkebunan.

“Saya baru turun pertama kali ke sini setelah menjadi Dirjen Perkebunan selama lebih kurang 10 bulan. Saya melihat langsung, pelaksanaan program PSR di Rohul sangat baik dan berhasil, tentunya tidak terlepas dukungan dari pak Bupati Sukiman,” katanya.

Para petani dibawah naungan Koperasi Unit Desa Bangkit Usaha Makmur (KUD-BUM), Desa Bencah Kesuma, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau dan mereka tampak senang dengan program ini. Pasalnya, kebun sawit milik petani tersebut berkesempatan ikut dalam program peremajaan sawit rakyat (PSR) melalui bantuan dana BPDP juga, tetapi dengan sistem off-taker dan Swa Kelola.

Sistem ini merupakan hasil kerjasama antara PT Rohul Sawit Industri (BGA Group) dengan KUD BUM, Perbankan dan Disbun setempat, dimana peran PT RSI selain sebagai Penampung buahnya, juga berkewajiban sebagai pendamping (mitra) dalam hal teknis Agronomi agar kebunnya dapat sesuai standar perkebunan, namun pengelolaan kebun tetap dilakukan secara mandiri oleh petani dan Koperasi.

Bupati Rohul H Sukiman dalam kesempatan sambutannya menyatakan bangga dengan kelompok dan anggota KUD Bangkit Usaha Makmur atas pelaksanaan program PSR dengan pola swakelola.

“Awalnya sempat ragu sehingga saya pantau dan awasi terus, namun Alhamdulillah sekarang program PSR di Kabun sudah menunjukkan kemajuan. Kita minta Kementrian Pertanian RI dan DPR RI melalui Dirjen Perkebunan dan Komisi IV DPR RI Effendi Sianipar agar, memperhatikan pembangunan di Kabupaten Rokan Hulu,” kata dia. Bantolo

Related articles

Recent articles