12.9 C
New York

Kementan Kembali Lepas Ekspor Daging Ayam ke Timor Leste

Published:

Agrofarm.co.id-Kementeri Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus berupaya meningkatkan ekspor untuk meningkatkan pedapatan dan kesejahterakan peternak. Kali ini, Kementan kembali melepas ekspor perdana daging ayam dari PT. Ciomas Adisatwa (Japfa Group) yang berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur.

Pelepasan ekspor ini dilakukan oleh Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah dan didampingi oleh Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), serta Fini Murfiani, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan yang mewakili I Ketut Diarmita, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Acara berlangsung di RPHU Krian-Sidoarjo milik PT Ciomas Adisatwa serta dihadiri oleh para pejabat Pemda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sidoarjo.

Fini menyampaikan ekspor ini menjadi salah satu bukti nyata kebijakan pangan Mentan Amran Sulaiman yang terus berkomitmen mewujudkan kedaulatan pangan dengan meningkatkan kesejahteraan peternak serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekspor.

“Dibawah kepemimpinan Mentan Amran , produksi peternakan khususnya unggas dan produk unggas berpotensi meningkatkan devisa negara dengan pertumbuhan volume dan nilai ekspor sejak tahun 2015-1018 terus mengalami rata-rata pertumbuhan positif per tahunnya mencapai 27,62% dan 35,03%,” kata Fini dalam siaran persnya, Selasa (24/9/2019).

Fini menyebutkan melansir data BPS dan Pusat Data Kementan total ekspor komoditas peternakan ke Negara Timor Leste tahun 2018 senilai USD 9.525.928,55, sedangkan data tahun 2019 bulan Januari sampai dengan Juli tercatat senilai USD 6.266.097.

Fini juga menjelaskan proses ekspor komoditas subsektor peternakan ke negara Timor Leste dilakukan setelah sebelumnya Import Risk Analysis oleh Tim Delegasi Republik Demokratik Timor Leste pada tanggal 8-12 April 2019 ke farm Grati I di Pasuruan, Krian chicken slaughterhouse, processing plant di sidoarjo dan feedmill di Sidoarjo, kemudian di Bali dilakukan site visit ke unit hacthery di Baturiti.

“Hasilnya, hari ini kami melepas ekspor perdana daging ayam produk PT. Japfa Group dengan merk Best Chicken Ayam Utuh berat 800gr 1500gr sebanyak 36,69 ton ke Negara Timor Leste,” tutur Fini.

Sementara itu Ali Jamil menyebutkan bahwa Barantan sesuai arahan Menteri Pertanian mendukung segala upaya untuk ekspor. Salah satu bentuk dukungan itu adalah melalui kegiatan bimbingan teknis ekspor produk pertanian dengan nama Agro Gemilang singkatan dari Ayo Galakan Ekspor Generasi Milenial Bangsa. Dalam kegiatan itu, Barantan memberikan bimbingan teknis, memberikan tools aplikasi, sistem audit SPS, sistem ketelusuran dan memberikan pemahaman tentang persyaratan SPS.

Kegiatan ini selain bisa mencetak eksportir produk pertanian, juga membuka lapangan kerja. Menurutnya program akselerasi/percepatan ekspor masih merupakan prioritas di Kementan oleh sebab itu Kementan tiada henti untuk melakukan strategi-strategi diantaranya menambah komoditas baru dan negara tujuan baru.

“Eksportasi karkas ayam ini sekaligus telah mengakomodasi keduanya yaitu menambah komoditas dan negara baru. Oleh sebab itu saya sangat mengapresiasi yang dilakukan PT Ciomas Adisatwa, dan semoga hal ini dapat memberikan inspirasi ke pelaku usaha lainya di Jawa Timur,” tambahnya.

Pada kesempatan melepas ekspor perdana, Saiful Ilah meminta agar perusahaan-perusahaan lain dapat termotivasi untuk memasarkan produk ke luar negeri sehingga dapat menggerakkan perekonomian nasional secara umum dan roda ekonomi di Kabupaten Sidoarjo. Bantolo

Related articles

Recent articles