10.3 C
New York

Dorong Ekspor, Kementan Minta Pelaku Uasaha Tingkatkan Kuantitas dan Kualitas Produk Peternakan

Published:

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) memfasilitasi pelaku usaha peternakan UMKM atau Unit Pengolahan Hasil (UPH) Peternakan di pameran peternakan Indo Livestock Expo & Forum 2019 untuk promosi ekspor.

Pelaku usaha besar dan UMKM/UPH peternakan didorong agar dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produk peternakan yang dimilikinya untuk bersaing di pasar Internasional,” kata Dirjen PKH, I Ketut Diarmita dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (06/7/2019).

Untuk itu, Ketut menyebutkan Kementan memfasilitasi pelaku usaha peternakan pada 2 (dua) Paviliun yakni Pavilliun Livestock Export dan Pavilliun UMKM/UPH pada pameran Indolivestock tahun ini. Ajang ini dapat menjadi wadah komunikasi pelaku usaha besar maupun UMKM/UPH peternakan yang mungkin kedepan dapat menjalin kerja sama dalam mengembangkan usaha mereka.

“Pavilliun UMKM/UPH Peternakan ini diharapkan dapat memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas dan memperluas jangkauan serta jaringan pemasaran, sehingga siap bersaing di dunia internasional,” kata Ketut.

Sementra itu Fini Murfiani, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Produk Peternakan menyampaikan bahwa terdapat 13 UPH Peternakan yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, DI. Yogyakarta, dan Riau yang berpartisipasi pada Pavillion UMKM/UPH dan mempromosikan berbagai aneka produk olahan pangan dan non pangan seperti susu pasteurisasi, yogurt, susu kambing bubuk, rendang sapi, rendang domba, gulai domba, kornet sapi, kornet domba, bebek goreng, telur asin, telur organik, telur omega, tahu bakso, sabun susu, kerajinan tanduk, aksesoris sapi, dan pakan ternak.

“Paling tidak produk UMKM/UPH kita dapat meningkatkan kesejahteran peternak kecil, sehingga kita perlu dorong mereka meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya,” harap Fini

Salah satu peserta yang ikut pada Stand Paviliun UMKM/UPH Peternakan Binaan Kementerian Pertanian, Heri mengungkapkan ajang ini sangat bermanfaat bagi usahanya ke depan.

“Masyarakat Surabaya belum banyak mengenal kami, sehingga kami sangat berterima kasih kepada Kementan yang telah memfasilitasi kami untuk bisa memperkenalkan produk kami kepada masyarakat melalui pameran internasional ini,” ujarnya.

Ia menambahkan masyarakat sangat antusias menyambut dan membeli olahan susu yang diproduksi Kampung Susu Dynasty.

“Produk kami sudah kami alokasikan buat 3 hari pameran, namun 1 hari kemarin sudah langsung menipis stoknya, hari ini akan masuk lagi stok tambahan,” tandasnya.

Peserta lainnya dari karya seni tanduk Cecep mengungkapkan melalui pameran ini dapat mempromosikan aneka kerajinan tanduk kepada masyarakat lokal dan mancanegara.

“Selain masyarakat lokal, pengunjung juga berdatangan dari negara-negara lain seperti China, India, dan negara lainnya. Saya sangat berterima kasih kepada Kementan yang sudah mengajak saya pada pameran ini,” ujarnya

“Selama satu hari pameran kemarin kita mencatat transaksi yang nilainya cukup menggembirakan. Kita harapkan selain sebagai ajang promosi, melalui pameran ini dapat meningkatkan gairah UPH Peternakan dalam memproduksi produk olahan peternakan yang bermutu dan berkualitas sesuai dengan permintaan pasar, sehingga produk tersebut tetap aman dan sehat untuk dikonsumsi,” tandasnya Fini. Bantolo

Related articles

Recent articles