Direktur Utama PT Astra Agro Lestari Tbk, Santosa Tarmudji (kanan)

Astra Agro Genjot Produktifitas Melalui Program Kemitraan

Agrofarm.co.id-PT Astra Agro Lestari Tbk mewujudkan komitmen untuk sejahtera bersama bangsa dengan fokus mendorong hubungan kemitraan dengan masyarakat di area sekitar anak perusahaan.

Kemitraan antara Astra Agro dengan masyarakat yang selama ini sudah dilakukan sebelumnya merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Kedepannya program kemitraan ini akan lebih dimaksimalkan untuk mendukung industri kelapa sawit yang berkelanjutan.

Pola kemitraan Astra Agro terus berkembang dari tahun ke tahun. Diawali Tahun 1980an, Astra Agro menjalankan pola Perkebunan Inti Plasma (PIR), kemudian dilanjutkan dengan Pola PIR-KKPA (Kredit Koperasi Primer Anggota) lalu di Tahun 2006, digulirkan Program Income Generating Activity (IGA), Serta program kemitraan bagi petani swadaya.

“Program ini dilakukan agar terjalin hubungan yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan operasional petani kelapa sawit mitra maupun petani swadaya seperti pembelian TBS masyarakat, manajemen panen, manajemen transportasi, pengelolaan infrastruktur sampai dengan penyediaan pupuk,” kata Direktur Utama PT Astra Agro Lestari Tbk, Santosa Tarmudji pada acara Talk to The CEO di Bandung, Jumat (15/2/2019).

Dia menyebutkan, Astra Agro telah bermitra dengan 14.646 petani PIR dan PIR-KKPA dengan areal perkebunan seluas 22.216 hektar tersebar di provinsi Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah. Sementara dalam program IGA, dan Swadaya jumlah mitra 60.000 petani dengan luas lebih dari 250.000 hektar.

Produksi TBS Mitra Astra Agro pada tahun 2018 mengalami peningkatan sebesar 40 % dari 2.691.285 ton di 2017 menjadi 3.807.729 ton di 2018. Seluruh kebun mitra Astra Agro telah dilakukan upaya Traceability untuk menjamin kebun tidak berada pada lokasi yang tidak dapat digunakan untuk budidaya sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Bantolo