15.6 C
New York

Allianz Indonesia Luncurkan PANDAI: Program Pelatihan Bagi Para Petani Untuk Bersaing di Era Digital

Published:

Agrofarm.co.id-Allianz Indonesia, melaluiYayasan Allianz Peduli, dan EDU Foundation meresmikan dimulainya program pelatihan dan peningkatan bagi petani yang bertajukPetani Allianz Digital Indonesia ()yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 5 6 Desember 2018 di Gedung Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya Jombang, Jawa Timur. Program ini terdiri dari pelatihan dan pendidikan seperti pemasaran digital dan literasi keuangan untuk meningkatkan penghidupan petani dan menciptakan generasi petani yang memiliki kompetensi tinggi.

PANDAI merupakan bentuk komitmen Allianz Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia, sesuai dengan salah satu pilar Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility CSR) Allianz Indonesia yaitu pilar Pemberdayaan Ekonomi.

“Allianz Indonesia telah menjalankan beragam program unggulan yang bertujuan untuk memajukan perekonomian masyarakat. Sebagai upaya untuk mewujudkan program yang berkelanjutan, kami menginisiasi program PANDAI untuk memberdayakan masyarakat, khususnya para petani di Indonesia,” kata Arini S. Bachtiar,Head of Corporate Events & CSR, Allianz Indonesia dalam keterangan resminya, Senin (10/12/2018).

Program PANDAI memberikan rangkaian pelatihan untuk 700 petani penghasil kopi organik, gula kelapa organik, dan gula aren organik, yangmerupakan binaan Kementerian Pertanian dalam program 1000 Desa Organik berbasis perkebunan, diBanten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Pelatihan ini meliputipemasaranonlineuntuk membantu para kelompok tani untuk bisa mandiri memanfaatkan teknologi internet untuk memasarkan produknya ke pasar internasional;pelatihan pemasaran digitalyang salah satunya berisi kegiatan penulisan konten; sertapelatihan literasi keuanganoleh Allianz Indonesia dengan menggunakan metode simulasi yang mudah dipahami.

Sebanyak 17 kelompok tani dari 12 kabupaten/kota di Jawa Timur ikut serta dalam acara peresmian pembukaan program ini, yang juga dihadiri oleh Bapak Budi Susetiyo – Deputi Direktur Perwakilan OJK Jawa Timur, Bapak Ardi Praptono, SP, M. Agr. – Kepala BBPPTP Surabaya, Bapak Wahyu Irianto, SP – Kepala Bidang Proteksi BBPPTP Surabaya, Bapak Drs. Dudi Gunadi, B.Sc, MSI – Direktur Perlindungan Perkebunan dan Bapak Heru Tri Widarto, S.Si, M.Sc Kasubdit Data Kelembagaan Direktorat Perlindungan Perkebunan.

“Dukungan dan keterlibatan Allianz Indonesia terhadap program ini membuka kesempatan para petani untuk meningkatkan penjualan hasil tani hingga ke mancanegara serta mengaplikasikan konsep keuangan dasar dalam mengelola keuangan usaha dan rumah tangganya,” ujar Firly Savitri,Perwakilan EDU Foundation.

Untuk mengoptimalkan pemasaran serta meningkatkan penjualan ekspor produk pertanian, program PANDAI juga berkolaborasi dengan situsmarket placeatau
e-commerceyaituTanihood.com. Kehadiran Tanihood diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani, karena dapat diakses oleh pembeli seluruh dunia; membantu petani dalam pengurusan logistik dari penjemputan hingga pengiriman produk; serta memiliki sistem penjualan yang transparan dan tercatat.

“Seluruh rangkaian pelatihan pada program ini diharapkan mampu membantu para petani dalam memasarkan hasil tani sampai ke pasar internasional secara optimal, sehingga dapat memaksimalkan potensi ekspor kekayaan alam Indonesia khususnyadi bidang pertanian,” tutup Arini.

Seperti diketahui, Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996. Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah.

Kini Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 1.300 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.Dian

 

Related articles

Recent articles