Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan I Ketut Diarmita pada acara Media Gathering di Jakarta/ist

Fantastis, Upsus Siwab Berikan Nilai Tambah Rp 19 Triliun

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat sejak pelaksanaan Upsus Siwab tahun 2017 hingga saat ini sudah lahir 2.385.357 ekor dari indukan sapi milik peternak.

“Ini sebuah catatan kinerja yang fantastis dan patut kita banggakan,” ujar Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan I Ketut Diarmita pada acara Media Gathering di Jakarta, Senin (12/11/2018).

Dia menambahkan, capaian kinerja kelahiran pedet ini, dalam enam bulan kedepan, diprediksi akan bertambah lagi dan akan mencapai kurang lebih 3,5 juta ekor lebih. “Sebuah bukti bahwa lompatan populasi sapi memang benar terjadi dibanding 4 tahun periode sebelumnya,” jelasnya.

Berdasarkan perhitungan analisa ekonomi, jika harga anak sapi lepas sapih rata-rata sebesar Rp 8 juta. Sedangkan hasil Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) 2017 2018 sebanyak 2.385.357 ekor ekor.

“Maka akan diperoleh nilai ekonomis sebesar Rp 19,08 triliun. Nilai yang sangat fantastis mengingat investasi program Uspsus Siwab 2017 2018 hanya sebesar Rp 1,41 triliun, sehingga ada kenaikan nilai tambah di peternak sebesar Rp 17,67 triliun,” ungkap Ketut.

Alhasil Upsus Siwab juga mampu menurunkan pemotongan betina produktif melalui kerjasama dengan Baharkam Polri. Pemotongan sapi dan kerbau betina produktif secara Nasional pada periode Januari sampai Agustus 2018 sebanyak 8.482 ekor.

“Jumlah pemotongan tersebut menurun 51,38% jika dibandingkan dengan pemotongan sapi dan kerbau betina produktif pada periode yang sama pada Tahun 2017,” tambahnya.

Selain percepatan dalam peningkatan populasi sapi di dalam negeri, Upsus Siwab juga telah mampu menghasilkan sapi-sapi yang berkualitas dengan peningkatan kualitas sumber daya genetik ternak sapi.

Untuk meningkatkan produksi juga dilakukan pengembangan sapi ras baru Belgian Blue yang memiliki perototan besar yang beratnya bisa mencapai diatas 1,2 1,6 ton. Belgian Blue bukan sapi biasa, pertambahan bobot badannya tinggi sekali, per hari bisa mencapai 1,2 – 1,6 kg.

Sampai saat ini, telah ada 99 ekor kelahiran sapi Belgian Blue yang berhasil dikembangbiakkan baik dari hasil Transfer Embrio (TE) maupun Inseminasi Buatan (IB) dan sudah ada sebanyak 276 ekor sapi bunting.

“Kementan menargetkan kelahiran 1.000 pedet Belgian Blue pada mendatang 2019 baik melalui Inseminasi Buatan maupun transfer embrio,” pungkasnya. Bantolo