21.2 C
New York

2018, BPDP-KS Siapkan Insentif Biodiesel Rp 9,8 triliun

Published:

Agrofarm-Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) menyiapkan pembiyaan mencapai Rp 9,8 triliun untuk penyaluran biodiesel sebesar 3,22 juta kilo liter (KL) pada tahun ini.

Hal itu diungkapkan Direktur Penyaluran Dana BPDP-KS Edi Wibowo pada acara Pendandatangan Perjanjian Pembiayaan Insentif Biodiesel dengan Produsen Bahan Bakar Nabati (BBN) Jenis Biodesel dilakukan untuk Periode Mei sampai Oktober 2018 di Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Menurutnya, penandatangan kerjasama ini merupakan bentuk konsistensi Pemerintah untuk mendukung pembangunan industri sawit yang berkelanjutan sekaligus mendorong peningkatan ketahanan energi.

Edi menuturkan, dalam tahun ini pemberian insentif biodiesel akan diperluas untuk sektor Non PSO, mulai dari sektor industri tambang pada tahap awal. “Dana Sawit dipastikan masih dapat memenuhi kebutuhan insentif biodiesel sesuai target nasional arahan dari Komite Pengarah,” ujar Edi.

Kerjasama penyediaan BBN jenis biodiesel antara BPDP-KS dengan Badan Usaha BBN mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2015 tentang Penghimpunan dan Penggunaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit berserta perubahannya pada Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 26 Tahun 2016 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati (Biofuel) Jenis Biodiesel dalam kerangka pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).

Adapun 19 badan usaha BBN yang terikat kontrak dengan BPDP-KS untuk penyaluran biodiesel periode Mei hingga Oktober 2018 dengan total volume sebesar 1,46 juta KL. Besarnya volume tersebut, ditetapkan berdasarkan kebutuhan solar nasional. Sektor yang mendapatkan pendanaan mencakup sektor Jenis BBM Tertentu UBD/PSO dan pembangkit listrik PLN.

Sementara itu, realisasi pembayaran insentif biodiesel selama 2018 sampai dengan April 2018 sebesar Rp3,24 triliun dengan volume 0,97 juta KL (30,31%). Sedangkan penyaluran biodiesel sejak Agustus 2015 hingga April 2018 mencapai 5.88 juta KL dengan dana yang disalurkan sebesar Rp24,71 triliun. Bimo

 

Related articles

Recent articles