16.8 C
New York

Presiden Jokowi : Tiongkok Bakal Tingkatkan Impor Sawit 500.000 Ton

Published:

Agrofarm-Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bakal meningkatkan impor produk kelapa sawit sebesar 500.000 ton dari Indonesia.

Hal itu diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataan pers bersama Perdana Menteri (PM) RRT Li Keqiang di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/5/2018).

Menurut Jokowi, secara khusus PM Li Keqiang menyanggupi untuk peningkatan ekspor Indonesia, tambahan minimal 500.000 ton minyak kelapa sawit ke Tiongkok.

Presiden mengemukakan, dalam pertemuannya dengan PM RRT Li Keqiang itu dibahas peningkatan kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Selain itu, juga dibahas upaya peningkatan kerja sama di bidang ekonomi, termasuk perdagangan.

“Sebagai dua negara besar, saya juga sampaikan bahwa kemitraan Indonesia dan RRT harus dapat memberikan manfaat bagi perdamaian, bagi stabilitas, dan bagi kesejahteraan dunia, yang didasarkan pada penghormatan kepada hukum, dan norma-norma internasional,” kata Jokowi.

Presiden menjelaskan, dengan penduduk 1,37 miliar jiwa, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) merupakan pasar yang besar sekali bagi komoditas dan produk-produk Indonesia. Karena itu, Presiden menekankan pentingnya peningkatan ekspor Indonesia ke negara tersebut.

“Perdana Menteri (PM) Li Keqiang memberikan dukungan bagi masuknya lebih banyak lagi produk kelapa sawit, sarang burung walet, kopi, kakao, dan buah-buahan dari Indonesia, seperti manggis, buah naga, dan salak,” kata Presiden. Bantolo

Related articles

Recent articles