Presiden Jokowi melakukan replanting kelapa sawit di Sumatera Utara/ist

Dikunjungi Utusan PBB, Mentan Curhat Kampanye Negatif Sawit di Eropa

Agrofarm- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Pelopor Khusus Dewan HAM PBB untuk Hak Atas Pangan di Kementerian Pertanian (Kementan). Dia meminta PBB melakukan kampanye positif sawit di Uni Eropa.

Amran Amran mengeluhkan kampanye negatif kelapa sawit di negara-negara Eropa. “Indonesia mepunyai standar sendiri yakni ISPO dan kita tidak ingin didikte oleh negara lain karena kami adalah negara berdaulat,” tegasnya di kantornya, Senin (9/4/2018).

Menurutnya, pendekatan yang digunakan bukan lagi deforestasi atau kerusakan hutan dan lingkungan. “Akan tetapi, dari sisi kesejahteraan petani (community welfare). Ada sekitar 30 juta orang menggantungkan hidupnya dari kelapa sawit,” ujarnya.

Apabila harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) turun akibat black campaign, maka petani sawit akan mencari mata pencaharian di tempat lain. “Mereka akan membabat hutan lagi, secara tidak langsung yang melakukan kampanye negatif sawit itu yang merusak lingkungan,” jelasnya.

Dia menambahkan, ini dilakukan karena menjual sawit tidak lagi menjanjikan keuntungan lantaran harganya jatuh. “ Sekitar 51% perkebunan sawit dikuasai oleh petani dan selebihnya oleh perusahaan,” terangnya.

Dia menuturkan, para petani akan mencari pendapatan lain, dan ini akan merusak lingkungan. “Namun jika harga sawit naik bakal memelihara tanamannya,” katanya.

Amran menjelaskan, kelapa sawit merupakan tanaman hutan karena sebagian besar dikembangkan di lahan areal penggunaan lain (APL). “Sawit itu kan hutan karena tanaman ini mengeluarkan oksigen (O2),” jelas Amran.

Menurutnya, orang utan saja diperhatikan, sedangkan 30 juta orang tidak diperhatikan oleh Uni Eropa. “Kita harusnya memperhatikan nasib petani juga. Kita selalu gaungkan ke dunia bahwa sawit mampu menurunkan angka kemiskinan. Bukan malahan menciptakan kemiskinan baru,” tandasnya.

Amran mengungkapkan, kelapa sawit lebih kompetitif ketimbang bunga matahari, kedelai dan rapeseed dari aspek produktivitas minyak yang dihasilkan dan lebih efisien dalam penggunaan lahan. “Untuk itu, saya minta utusan PBB melakukan kampanye positif di Uni Eropa,” pungkas Amran. Bantolo

 

2 comments

  1. Good day! Would you mind if I share your blog with my twitter group?
    There’s a lot of people that I think would really appreciate your
    content. Please let me know. Thanks

  2. I think this is among the most important info for me.

    And i am glad reading your article. But should remark on some general things, The website style is great, the articles is really nice :
    D. Good job, cheers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *