17.1 C
New York

Wamendag Roro: Indonesia Genjot Ekspor Kopi ke Timor Leste

Published:

Agrofarm.co.id, Jakarta- Indonesia dan Timor Leste memiliki hubungan sangat erat. Dengan sinergi yang kuat, hubungan kedua negara diyakini akan terus berkembang secara signifikan dan berkelanjutan.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Filipus Nino Pereira di Jakarta, Jumat (11/7/2025).

“Indonesia selalu terbuka untuk berdialog dan berkolaborasi dengan Timor Leste. Indonesia memiliki niat dan tekad yang sama dengan Timor Leste, termasuk dalam peningkatan di bidang perdagangan,” ujar Wamendag Roro yang didampingi Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi.

Wamendag Roro menyampaikan, Indonesia menyambut baik kerja sama kedua negara di berbagai sektor perdagangan, di antaranya pembangunan pabrik marmer hingga kedai kopi.

“Hal ini sangat potensial, terlebih karena Indonesia sangat kaya akan beragam jenis kopi, sehingga dapat dioptimalkan di pasar Timor Leste,” terang Wamendag Roro.

Dalam pertemuan ini, Wamendag Roro kembali menyampaikan dukungan Indonesia terhadap aksesi Timor Leste ke ASEAN.

“Kami ingin menegaskan kembali komitmen kuat Indonesia untuk mendukung aksesi Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN ke-11. Saat ini, Indonesia sedang mempersiapkan serangkaian program pengembangan kapasitas bagi Timor Leste untuk periode 2025–2026,” ungkap Wamendag Roro.

Wamendag Roro juga menyambut baik dan mengapresiasi undangan untuk berpartisipasi dalam Dili International Trade Expo 2025 yang akan diselenggarakan pada 28 Agustus—1 September 2025. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum mempercepat pertumbuhan ekonomi Timor Leste.

“Tentunya, Indonesia akan mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Wamendag Roro juga mengundang Delegasi Timor Leste untuk berpartisipasi dalam pameran dagang internasional terbesar di Indonesia, yaitu Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40.

Pameran tersebut akan digelar pada 15-19 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Tangerang. Keikutsertaan pada TEI 2025 akan membuka kesempatan bertemu langsung dengan pembeli mancanegara, sehingga bisa meningkatkan peluang mendapatkan transaksi.

Sementara, Menteri Perdagangan dan Perindustrian Timor Leste, Filipus Nino Pereira menuturkan, Timor Leste sangat menghargai hubungan kedua negara.

Menurutnya, Timor Leste dan Indonesia memiliki hubungan yang harmonis, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya, dan people-topeople.

“Hubungan tersebut dipastikan akan terus dipupuk melalui silaturahmi yang berkesinambungan,” terang Filipus.

Usai pertemuan, Wamendag Roro mengajak seluruh delegasi Timor Leste mengunjungi ruang Permanent Trade Exhibition yang dikelola Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.

Dalam kunjungan ini, Wamendag Roro memperkenalkan produk-produk Indonesia dari bermacam sektor perdagangan yang telah diekspor ke berbagai negara.

Total nilai perdagangan Indonesia-Timor Leste pada 2024 mencapai USD 391,34 juta, dengan tren pertumbuhan tahunan rata-rata 15,56 persen. Pada Januari–April 2025, ekspor Indonesia ke Timor Leste mencapai USD 117,08 juta atau meningkat 11 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Adapun produk unggulan Indonesia di pasar Timor Leste yaitu kendaraan bermotor, minyak kelapa sawit, makanan olahan, semen, produk farmasi, hingga barang konsumsi harian.

Beberapa komoditas strategis juga mencatat pertumbuhan signifikan, seperti kendaraan niaga ringan, tepung terigu, produk susu, hingga produk perawatan tubuh.

Hal ini menegaskan bahwa pasar Timor Leste masih terbuka lebar dan menantikan kehadiran produk-produk inovatif Indonesia.

Related articles

Recent articles