21.9 C
New York

2020, Kementan Targetkan Produksi Gula 2,5 Juta Ton

Published:

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan produksi gula kristal putih (GKP) atau gula konsumsi tahun ini sebesar 2,5 juta ton. Jumlah ini meningkat tipis dibandingkan dengan 2019 sebesar 2,4 juta ton.

“Berdasarkan proyeksi atau taksasi gula Tahun 2020 sebesar 2,5 juta ton. Sebagai gambaran, tahun lalu taksasi produksi gula 2,4 juta ton, namun yang terealisasi 2,2 juta ton,” ungkap Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono di Jakarta, Minggu (12/4/2020).

Dia menyebutkan, proyeksi produksi gula tahun ini lantaran mulai beroperasinya pabrik gula di luar Jawa seperti di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, Grontalo, dan Medan. “Kalau dari sisi peningkatan luas area tebu ada kenaikan, namun tidak signifikan,” ujar Kasdi.

Untuk itu, pihaknya mengejar pengembangan kebun tebu di luar Pulau Jawa dengan memperluas kebun plasma tebu. Hal ini penting karena setiap pembangunan pabrik gula baru membutuhkan area kebun tebu yang luas.

“Pabrik gula berbasis tebu dengan kapasitas produksinya 4.000 TCD harus mempunyai kebun 8.000 hektare. Faktanya di lapangan luasan area tebu yang didapat oleh perusahaan setengahnya misalnya 3.000 ha-5.000 ha,” kata dia.

Dengan produksi gula tahun ini sekitar 2,5 juta ton, maka dipastikan Indonesia masih kekurangan pasokan gula dalam negeri. “Kita pun masih kekurangan gula, tapi masih ada pemasukan (impor) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” tambah Kasdi.

Berdasarkan taksasi akhir gula pada 10 Desember 2019, produksi GKP ditetapkan sebesar 2,22 juta ton dengan luas panen sebesar 411.435 ha. Sementara produksi tebu sendiri tercatat mencapai 27,72 juta ton dengan rata-rata rendemen nasional sebesar 8,25 persen. Bantolo

Related articles

Recent articles