22.6 C
New York

Purwakarta Miliki Bangun Gedung Pusat Industri Manufaktur

Published:

Agrofarm.co.id – Kabupaten Purwakarta kini memiliki gedung pusat industri manufaktur. Gedung bernama Indonesia Manufacturing Center (IMC) ini berlokasi di Kecamatan Plered. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan gedung tersebut secara virtual, Senin, (14/10/2024).

Pada kesempatan tersebut, Agus Gumiwang menyatakan bahwa gedung tersebut dijadikan sebagai pusat kolaborasi pengembangan dan pemanfaatan teknologi.

IMC dilengkapi sarana prasarana, kelembagaan, SDM, mesin dan peralatan, serta sistem Information and Communication Technology (ICT) industri manufaktur.

“IMC dapat menjadi katalisator program Machine Making Machine (3M) melalui kolaborasi Pentahelix antara pemerintah, industri, perguruan tinggi, lembaga riset, dan masyarakat atau komunitas,” kata Agus Gumiwang.

Menurutnya, pembangunan industri nasional saat ini menghadapi hambatan dan tantangan yang cukup berat. Namun Indonesia harus yakin dan percaya, dengan terus melakukan sinergi dan inovasi sehingga mendorong pemajuan industri nasional.

Oleh karena itu, dalam upaya mempercepat penerapan program 3M, fasilitas pusat manufaktur tersebut perlu berkolaborasi dengan industri maupun melalui kemitraan pada proses perancangan.

Selain itu, diperlukan pula pengembangan produk permesinan dengan mekanisme dilakukan secara bersama-sama hingga industri tersebut mampu memproduksi secara utuh.

Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko Cahyanto menjelaskan, IMC dibangun secara bertahap sejak 2022. Tahapan pembangunan dimulai dengan groundbreaking pada 5 Desember 2022, kemudian topping off pada 18 September 2023, dan dinyatakan selesai 100 persen pada 14 Oktober 2024.

Fasilitas yang memiliki luas lahan 23.190 meter persegi tersebut mempunyai capaian tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga 70 persen. “Pembangunan IMC memperoleh capaian TKDN sebesar 70,41 persen dengan banyak menggunakan material dan tenaga kerja lokal, katanya.

Sementara Penjabat Bupati Purwakarta Benni Irwan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Perindustrian beserta seluruh jajaran atas pendirian IMC di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.

Kecamatan Plered merupakan lokasi sentra industri keramik yang produknya telah menjadi komoditas ekspor per bulan. Benni meyakini kehadiran pusat manufaktur Indonesia ini akan mampu lebih mendorong pengembangan produksi dan inovasi industri keramik di Kecamatan Pleret dan industri-industri lainnya di Purwakarta.

“Keberadaan IMC tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi sektor industri, namun juga akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat di sekitarnya” kata Benni Irwan.

Benni juga mengapresiasi kebijakan Kementerian Perindustrian yang menerapkan pendekatan yang ramah lingkungan dalam pembangunan IMC sehingga memperoleh sertifikat bangunan gedung hijau kategori utama. Karena ini satu-satunya bangunan yang memperoleh sertifikat bangunan gedung hijau utama di Kabupaten Purwakarta.

“Semoga bisa menjadi contoh bagi instansi atau perusahaan lain untuk menerapkannya. Bagi Kabupaten Purwakarta, saya yakin kabupaten ini yang pertama yang melaksanakan hasil dari kesepakatan bersama antara Kementerian Dalam Negeri, PUPR, dan ESDM,” ujar Benni.

Benni Irwan mengungkapkan, IMC segera beroperasi dengan semangat kolaborasi pentahelik yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia industri, perguruan tinggi, lembaga riset, dan masyarakat. (adv)

Related articles

Recent articles