16.9 C
New York

Lewat Program Pertanian Terpadu, PEP Sukowati Field Tingkatkan Ketahanan Pangan di Bojonegoro

Published:

Agrofarm.co.id, Bojonegoro-PT Pertamina EP Sukowati Field, bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Indonesia Timur, telah melaksanakan program pengembangan masyarakat (PPM) melalui sistem pertanian terpadu di Bojonegoro.

Program ini berhasil mereplikasi teknik pertanian organik di dua desa, yaitu Desa Sambiroto di Kecamatan Kapas dan Desa Campurejo di Kecamatan Bojonegoro.

Keberhasilan program ini ditandai dengan panen perdana padi organik yang dilakukan di Desa Sambiroto pada Selasa (27/8/2024).

Ini merupakan langkah signifikan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan lokal dengan menerapkan metode pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Panen perdana ini dikuti oleh perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Desa Sambiroto serta Kelompok Tani Desa Sambiroto.

Dalam sesi panen bersama tersebut, Perwakilan Dinas Pertanian Retno Budi Widyanti menyampaikan apresiasi kepada PEP Sukowati Field yang telah melaksanakan program pertanian organik untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bojonegoro.

“Program ini merupakan pelopor program pertanian organik di Bojonegoro. Kami merasa terbantu dengan adanya program pertanian organik binaan Pertamina Sukowati Field ini.”

“Kami berharap kedepannya semakin banyak petani yang mendapat pelatihan serupa sehingga pertanian organik di Kabupaten Bojonegoro semakin luas,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Sambiroto Gunawan Wibisono juga menyampaikan apresiasinya kepada PEP Sukowati Field yang telah membina petani di Sambiroto untuk mewujudkan pertanian organik yang lebih produktif, sehat dan ramah lingkungan.

“Berkat binaan Pertamina EP Sukowati, kelompok dapat membuat pupuk organik dan penanaman padi organik, dimana ini sangat berhasil disini.”

“Kedepan akan kita tingkatkan dimana desa juga akan ikut mendampingi. Kami merasakan hasil panen yang luar biasa dan semangat warga juga sangat baik,” ucapnya.

Pada panen perdana ini didapatkan ubinan sebanyak 4 kg atau rata rata 6,4 ton per hektare. Hasil tersebut menyamai rata-rata produksi padi pada lahan sistem konvensional (kimia) yang diterapkan petani selama ini.

Perwakilan Kelompok tani sekaligus pelaku Pertanian Organik Desa Sambiroto Majuri menyampaikan kepuasannya atas hasil panen perdana padi organik ini.

Dia pun bertekad untuk melanjutkan sistem pertanian organik pada musim tanam berikutnya.

“Saya perwakilan dari petani di Desa Sambiroto khususnya pelaku organik menyampaikan terimakasih kepada Pertamina EP Sukowati Field yang telah mendampingi kami di pertanian organik ini.”

“Hasil panen pada tanam perdanan ini cukup baik dan di musim kedua nanti kami berharap akan lebih baik lagi,” ujarnya.

PEP Sukowati Field berkomitmen untuk selalu mengedepankan aspek kebermanfaatan kepada masyarakat khususnya wilayah Ring 1 perusahaan. Puspa

Related articles

Recent articles