Agrofarm.co.id, Bantul-Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamuthi mengunjungi kegiatan penyaluran Bantuan Pangan Tahap 3 di Kelurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kegiatan kunjungan ini, Bayu memantau dan memastikan kelancaran kegiatan dimulainya penyaluran Bantuan Pangan Tahap 3. Seperti yang disampaikan bahwa, “Hari ini kita memulai pelaksanaan bantuan pangan tahap 3, yaitu di bulan Agustus, Oktober dan Desember. Untuk Seluruh Indonesia penerima bantuan pangan adalah sebanyak 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Di Yogyakarta kurang lebih 390 ribu KPM, di Bantul 100 ribu kurang lebih KPM, di Desa Agung Mulyo 833 KPM yang menerima.”
“Jadi adalah bagian dari usaha pemerintah untuk terus memberikan kemudahan bagi masyarakat menjangkau beras, karna sebagaimana kita ketahui saat ini hampir di semua daerah sedang paceklik, ada beberapa daerah yang panen, tapi sebagian besar memasuki musim paceklik, panennya mungkin agak tertunda,” ungkap Bayu dalam siaran persnya, Senin (5/8/2024).
“Disamping adanya bantuan pangan, bulog juga khususnya Bulog Jogja telah menyalurkan pada bulan Juni Beras SPHP sebanyak sekitar 2.900 ton, di jual ke retail-retail diseluruh Jogja, baik retail modern maupun pasar tradisonal. Di bulan Juli jumlahnya meningkat menjadi kira-kira 5.100 ton untuk juga memenuhin kebutuhan Masyarakat,” tambahnya.
Disamping itu, Bulog telah bersiap, didalam Yogyakarta sendiri tersedia kurang lebih 6.500 ton stok dan daerah pendukungnya disekitar Yogyakarta. Bulog memiliki kurang lebih 48.000 ton stok yang akan menopang Bantuan Pangan dan SPHP.
“Adanya program ini dan dimulainya Bantuan Pangan Tahap 3, kita berharap tentunya masyarakat yang paling membutuhkan itu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tadi adalah keluarga yang kurang mampu tentu bisa mendapatkan beras,” beber dia.
“Yang jelas beras yang kita salurkan untuk penerima bantuan pangan ini adalah beras yang berkualitas sangat baik, memenuhi ketentuan kebutuhan standar SNI, baik dari sisi kualitasnya, derajat pecahnya, hampir tidak ada kotoran, pokoknya beras sangat baik. Untuk para penerima manfaat, kita juga survei kepada mereka dan mereka sangat puas dan menerima dengan baik beras dari Bantuan Pangan ini,” terang Bayu. Bantolo
