16.9 C
New York

PT Mitra Porang Nusantara Ekspor 75 Ton Porang Kering ke China

Published:

Agrofarm.co.id, Siak-Sebanyak 75 ton Porang dalam bentuk serpih kering (chips) hasil produksi petani di Pulau Sumatera diekspor ke China melalui PT Mitra Porang Nusantara (MPN).

Deny Welianto, COO dari PT MPN mengaku senang karena Porang hasil petani Sumatera untuk kedua kalinya berhasil diekspor ke negara China setelah selama pandemi ditutup sejak pertengahan tahun 2020.

“Alhamdulillah hari ini porang dari petani Sumatera bisa diekspor ke China lagi. Ini kabar baik untuk semuanya. Perlu diketahui PT MPN adalah satu – satunya pabrik yang memiliki izin GACC di Sumatera. Saya ingin semua bisa lebih bersinergi membangun ekosistem industri porang yang lebih baik terlebih Pemerintah daerah Siak dan Provinsi Riau serta para petani porang di Sumatera,” ujar dia dalam keterangan resminya, Selasa (7/6/2023).

Menurut dia, kebutuhan bahan baku di Provinsi Riau masih sangat kecil sekali ini bisa menjadi peluang bagi petani. Untuk itu, kata Deny, perusahaan yang berlokasi di Jalan Imam Munandar Pinang Sebatang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak siap membangun kerjasama kemitraan dan jaminan market dengan petani.

Ia berharap kedepan harga porang semakin membaik sehingga animo petani untuk budidaya komoditas ini semakin besar.

“Saat ini harga porang masih di kisaran Rp. 2800 sampai Rp 3.300 per kilogram. Hal ini dipengaruhi oleh pluktuasi harga jual di China,” jelas dia.

Deny berharap dengan dorongan semua pihak baik pemerintah maupun petani PT MPN mampu membuat hilirisasi porang sampai barang jadi yang layak konsumsi dan berdampak pada stabilnya harga beli ke petani.

Sementara itu, tanaman hortikultura porang yang dapat di budidayakan dalam pemanfaatan lahan non produktif maupun tumpangsari, sejauh ini tanaman porang dilakukan tumpangsari dengan tanaman sawit, karet maupun dengan tanaman jagung. Bantolo

Related articles

Recent articles