Agrofarm.co.id-Sebagai sentra produksi beras merah di Provinsi Jawa Tengah, Sragen terus meningkatkan kualitas beras merahnya hingga mampu bersaing di pasar internasional. Parlin Robert Sitanggang selaku Kepala Karantina Semarang menyatakan bahwa beras merah merupakan salah satu komoditas pangan yang sangat diminati masyarakat lokal maupun mancanegara. Semua karena manfaatnya untuk menjaga kecantikan dan kesehatan.
Beras merah memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan beras putih. Kandungan nutrisi yang lebih banyak. Dalam beras merah terkandung karbohidrat, serat, vitamin, magnesium, kalsium, fosfor, dan mineral penting lainnya.
Sebanyak 17 ton beras merah dikirim ke Belgia setelah melalui serangkaian tindakan karantina. Tindakan karantina berupa pemeriksaan administrasi dan fisik untuk memastikan dokumen persyaratan lengkap dan bebas dari target Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).
“Kami selalu mendukung kegiatan akselerasi ekspor dengan menerbitkan sertifikat fitosanitary untuk memberikan jaminan dan memastikan beras merah sehat, aman dikonsumsi serta memenuhi persyaratan negara tujuan,” ungkap dia dalam keterangan resminya, Minggu (22/11/2020). Bantolo
