20.8 C
New York

TaniHub Group Raih Pendanaan Seri A Plus Sebesar US$17 Juta untuk Menjangkau 100.000 Petani pada 2021

Published:

Agrofarm.co.id-aniHub Group, startup agritech terdepan di Indonesia, resmi mendapatkan perpanjangan putaran pendanaan Seri A atau Seri A Plus sebesar US$17 juta. Pendanaan tersebut dipimpin oleh Openspace Ventures bersama Intudo Ventures, dengan partisipasi dari para investor baru, yaitu UOB Venture Management, Vertex Ventures, BRI Ventures, Tenaya Capital dan Golden Gate Ventures.

Dalam rilis yang diterima, Rabu (1/4/2020), dengan suntikan tersebut, total pendanaan ekuitas yang telah diraih perusahan mencapai US$29 juta sejak 2016. Sejak berdiri pada pertengahan 2016, TaniHub Group telah memimpin transformasi rantai pasok (supply chain) produk pangan segar di Indonesia dengan cara menghubungkan petani dengan berbagai macam pelanggan melalui sebuah platform terpadu, yang di dalamnya terdapat e-commerce dan logistik untuk hasil tani serta pendanaan untuk petani (melalui TaniFund).

Perusahaan akan menggunakan dana segar tersebut untuk memperkuat posisinya sebagai market leader serta mempercepat perluasan layanan dan cakupan geografis untuk para petani dan pelanggan. Selain itu, pendanaan akan digunakan untuk perbaikan operasional, termasuk implementasi teknologi otomasi di fasilitas packing and processing center yang baru didirikan.

Sejak meraih pendanaan Seri A tahun lalu, TaniHub Group mencatat pertumbuhan bisnis yang pesat, yaitu lebih dari 300%. Sebanyak lebih dari 30.000 petani skala kecil telah bergabung ke dalam ekosistem TaniHub Group. Platform e-commerce TaniHub menghubungkan para petani dengan lebih dari 5.000 pelanggan B2B, dari usaha kecil dan menengah (UKM), hotel, restoran dan katering, hingga industri pengolahan makanan, serta lebih dari 115.000 pelanggan individu. TaniHub saat ini memiliki lima kantor cabang dan pusat distribusi, yaitu di Bogor, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Perusahaan berencana membuka tiga cabang lagi untuk memperluas jangkauan secara nasional dan menyediakan proses supply chain dari hulu ke hilir yang lebih mulus. Kendati menghadapi tantangan wabah Coronavirus (COVID-19), TaniHub Group terus memenuhi peningkatan permintaan produk pangan segar dan bahan pangan pokok yang berkualitas, baik dari pelanggan B2B maupun B2C, didukung oleh jaringan pemasok yang luas dan mulusnya proses distribusi.

Karyawan TaniHub melakukan quality control di dalam salah satu gudang perusahan

Perusahaan terus berupaya berkontribusi untuk ketahanan pangan Indonesia dengan mengikuti perubahan pola permintaan dan tetap menyediakan produk tepat waktu. Selain itu, TaniHub telah berinvestasi dalam aspek supply chain untuk memastikan keamanan produk pangan (food safety) dari hulu ke hilir melalui implementasi ISO 22000 (HACCP) dan Halal Assurance System (HAS) atau Sistem Jaminan Halal. TaniHub telah menerapkan sejumlah tindakan pencegahan penularan wabah, misalnya pengecekan suhu tubuh untuk memastikan bahwa karyawan yang sakit tidak diperbolehkan memasuki fasilitas gudang. Melalui standar ini, TaniHub menjamin bahwa pelanggan akan tetap menerima produk dengan kualitas yang bagus dan tepat waktu di tengah periode yang
penuh tantangan ini.

Pamitra Wineka, President dan Co-Founder TaniHub Group, mengatakan: Regenerasi petani adalah hal yang krusial untuk sektor pertanian Indonesia, yang masih menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap perekonomian negeri ini. Petani perlu meningkatkan produktivitas dan pendapatannya karena keduanya adalah faktor penting untuk menjamin generasi muda bahwa sektor pertanian menawarkan prospek yang cerah.

Ekosistem TaniHub Group didesain untuk membantu petani meraih mimpi-mimpi mereka dan konsumen dapat
menikmati produk pertanian di harga yang wajar. Langkah ini akan mewujudkan visi kami,
yaitu Agriculture for Everyone, menjadi kenyataan.

Ivan Arie Sustiawan, CEO dan Co-Founder TaniHub Group, mengatakan: TaniHub berfokus pada pembangunan infrastruktur dan supply chain, yang saat ini adalah salah satu tantangan terbesar di sektor pertanian. Kami berkomitmen memperkuat kerja sama kami dengan para mitra di B2B, termasuk usaha kecil dan menengah. Kami berharap dapat mencatat pertumbuhan yang lebih baik tahun ini dan dapat menjangkau seluruh kota di
Indonesia pada 2022.

Sejak 2017, TaniFund, platform peer-to-peer (P2P) lending di bawah naungan TaniHub Group, telah menyediakan pembiayaan budidaya dan transaksi penjualan kepada petani yang aksesnya terbatas terhadap institusi keuangan formal. TaniFund terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan adalah anggota dari Asosiasi Fintech PendanaanBersama Indonesia (AFPI). dian

Related articles

Recent articles