21.9 C
New York

Kementan Jamin Ketersediaan Gula Cukup hingga Juni

Published:

Agrofarm.co.id-Kementerian Pertanian (Kementan) memperkirakan ketersediaan gula dalam negeri cukup hingga Juni mendatang. Stok gula mulai bertambah karena beberapa pabrik gula mulai giling tebu dan masuknya gula impor.

“Dalam neraca perhitungan Kementan pada Maret 2020, kita memiliki stok gula sebesar 177.000 ton, ditambah dengan memperhitungkan gula impor yang sudah masuk yakni gula kristal putih (GKP) 150.000 ton dan 250.000 ton gula rafinasi diolah. Itu masih ada kelebihan gula sebanyak 388.000 ton pada April ini,” ungkap Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono di kantornya, Jumat (10/4/2020).

Selain itu, sudah memperhitungkan giling tebu oleh beberapa pabrik gula di bulan Maret yang diperkirakan ada tambahan pasokan sebesar 15.00 ton. Kemudian bulan April 53.000 ton dan Mei 144.000 ton dan pada Juni puncak musim giling tebu sekitar 520.000 ton.

Kasdi menambahkan, pabrik gula milik PTPN II, pabrik gula di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan dan Gorontalo mulai giling tebu pada Maret. Pada saat memasuki bulan Mei diprediksi ketersediaan gila nasional sudah mencapai 830.000 ton, ungkap dia.

Bahkan, kata Kasdi, pada bulan Juni pasokan gula makin bertambah banyak karena pabrik gula di Pulau Jawa umumnya puncak musim giling tebu. Secara neraca ketersediaan gula aman, namun distribusinya masih terhambat, sehingga menyebabkan kelangkaan gula di pasar di beberapa daerah.

Untuk mengantisipasi kelangkaan gula di daerah, pihaknya juga sudah meminta pabrik gula swasta maupun PTPN untuk mendistribusikan pasokan ke daerah tersebut. “Pabrik gula berkewajiban mendistribusikan ke wilayah-wilayah yang kekurangan gula, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Kasdi.

Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meninjau pabrik gula PT Angels Products di Cilegon guna mengecek ketersedian stok tetap aman di masa pandemi corona dan menghadapi bulan puasa maupun hari raya Idul Fitri. Mentan mengatakan bahwa beberapa industri memang menerima penugasan untuk menyikapi sesegera mungkin terkait kelangkaan gula.

“Kami sudah memastikan ketersedian stok gula khususnya gula yang memang menjadi penugasan pemerintah kepada beberapa industri di dalam mengambil sebuah sikap cepat agar kelangkaan gula yang ada dapat diatasi sesegera mungkin sesuai dengan perintah Bapak Presiden,” kata Syahrul saat meninjauan stok gula di PT Angels Products di Cilegon Banten.

Syahrul menerangakan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar seluruh menteri harus turun ke lapangan dalam melakukan validasi data. Bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), pemerintah mempersiapkan kebutuhan sebanyak 250.000 ton sudah siap diguyur ke pasar agar harga gula stabil. Bantolo

 

Related articles

Recent articles