Luas Tambah Tanam di Kabupaten Lampung Barat/ist

Kemarau, Petani Lampung Tingkatkan Luas Tambah Tanam Padi

Agrofarm.co.id-Provinsi Lampung sebagai salah satu sentra produksi padi di Indonesia, tetap memanfaatkan lahan kering dan tegalan untuk ditanam padi. Salah satunya di Desa Sebatuan, Kabupaten Lampung Barat.

Pertanaman serempak yang dilakukan disana diawali dengan tanam perdana padi lahan kering/tegalan di Desa Sebatuan Lunik, Kecamatan Batubrek, Kabupaten Lampung Barat bersama kelompok tani Harapan Makmur.

Kegiatan tersebut dilakukan bersama Dinas Pertanian Kabupaten, Babinsa, Babinkamtibnas dan Tim Pusat Kementan untuk mengajak serta kelompktani melakukan tanam serempak

“Program pemerintah khususnya bantuan benih padi unggul di lahan kering ini sangat membantu kami dan bisa mengurangi beban tidak perlu beli benih lagi,” ujar Asmani Ketua Poktan Harapan Makmur dalam keterangannya, Minggu (1/9/2019).

Asmani menjelaskan luas lahan yang diusahakan sekitar 30 ha dengan jumlah anggotanya 36 orang. Sebelumnya ia menggunakan benih lokal denga potensi hasil hanya 500 sampai 800 kg.

“Namun dengan adanya bantuan benih un meyakini minimal produksi 2 sampai 3 ton dapat tercapai,” ungkapnya.

Tidak hanya di Desa Sebatuan Lunik, di desa lain juga sedang digencarkan mulai tanam padi. Agus Indra selaku PPL di Desa Kotabesi mengungkapkan potensi lahan kering di Desa Kotabesi seluas 290 ha sedangkan secara keseluruhan total lahan kering di Kecamatan Batubrak seluas 1.080 ha tersebar di 9 desa.

“Targetnya luasan lahan kering tersebut akan kami tanam di Agustus ini,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi Produksi Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Provinsi Lampung, Kristia Andriani. Ia berharap bantuan benih yang diberikan kepada kelompok tani di Kecamatan Batubrak, akan mendorongi petani lebih semangat lagi bercocok tanam di lahan kering.

“Tugas kami selanjutnya pastinya melakukan pencatatan tanam melalui data PDPS di tingkat Kabupaten, kami pastikan tidak ada data yang tercecer agar pencatatan bisa memenuhi target yang disepakati bersama,” tegasnya.

Mendukung apa yang dilakukan petugas daerah, Kepala Subdirektorat Pengembangan Produksi Benih, Suharyanto, Kementerian Pertanian, (Kementan) berharap bantuan benih pusat dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan produksi.

“Kalau produksi meningkat tentunya harapan selanjutnya bantuan Kementan ini dapa meningkatkan pendapatan petani,” sebutnya. Bantolo