Duta Besar RI Lima dan Presiden Asosiasi Kelapa Sawit Nasional (JUNPALMA) Peru/ist

Peru Pandang Indonesia Sebagai “Leader and Image” Kelapa Sawit Dunia

Agrofarm.co.id-Peru menyampaikan pandangannya bahwa Indonesia selaku negara pro​dusen kelapa sawit terbesar di dunia merupakan pemimpin dan wajah (leader and image) dari kelapa sawit dunia.

Hal itu terungkap pada pertemuan antara Duta Besar RI Lima dan Presiden Asosiasi Kelapa Sawit Nasional (JUNPALMA) Peru, Berith Saldana yang didampingi oleh Manajer JUNPALMA dan Spesialis Kelapa Sawit Kementerian Pertanian Peru.

Lanjutnya, bagi Peru hal ini dibuktikan dengan keberadaan produk biodiesel Indonesia di Peru yang saat ini memegang presentasi terbesar pasar domestik Peru yaitu sebesar 30 persen, diikuti oleh negara lainnya yaitu Malaysia, Argentina, Spanyol dan Belanda.

“Peru sangat berkeinginan untuk belajar banyak dari Indonesia terkait budidaya perkebunan kelapa sawit dan penggunaan teknologi di bidang kelapa sawit,” kata Manajer JUNPALMA, Gregorio Saenz dalam keterangan resminya, Senin (06/5/2019).

Pemerintah Peru sejak lama telah mencanangkan program perkebunan kelapa sawit untuk mengganti perkebunan koka yang banyak menciptakan masalah narkoba di Peru. Diharapkan bahwa perkebunan kelapa sawit dapat mengurangi produksi koka dan dapat berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Peru.

Spesialis Kelapa Sawit Kementerian Pertanian Peru, Jaime Mansila menambahkan bahwa saat ini perkebunan kelapa sawit yang berfokus pada 4 (empat) wilayah utama yaitu Loreto, Ucayali, San Martin, dan Huanuco, telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi kurang lebih 7,000 keluarga. Jaime menjelaskan bahwa hal-hal utama yang ingin dipelajari dari Indonesia antara lain produksi kelapa sawit di level lapangan (perkebunan) dan dilevel industri, serta pengembangan produksi kelapa sawit agar tidak hanya biodiesel tapi juga produk lainnya seperti bahan makanan dan kosmetik.

Dubes RI Lima menyampaikan apresiasi atas pandangan Peru terhadap Indonesia dalam hal kelapa sawit. Ditekankan bahwa Indonesia sangat terbuka untuk menjalin kerja sama yang bermanfaat bagi hubungan kedua negara.

“Kerja sama dimaksud dapat dimulai dengan pertukaran tenaga ahli di bidang pertanian, misalnya Indonesia dapat mengirim tenaga ahli di bidang kelapa sawit dan Peru dapat mengirim tenaga ahli di bidang tanaman kentang mengingat bahwa Peru memiliki Pusat Penelitian Kentang terbesar di dunia,” pungkasnya,Bantolo

4 comments

  1. Hi there, I found your blog by means of Google at the same time as looking for
    a related matter, your web site came up, it appears good.
    I’ve bookmarked it in my google bookmarks.

    Hello there, simply became alert to your blog through Google,
    and located that it’s truly informative. I am going to be careful for brussels.
    I will be grateful in the event you continue this in future.
    Lots of other people will probably be benefited out of your writing.
    Cheers!

  2. What’s up colleagues, pleasant post and fastidious arguments commented here, I am actually enjoying by these.

  3. Hi this is kinda of off topic but I was wondering if blogs use WYSIWYG editors
    or if you have to manually code with HTML. I’m starting a blog soon but have no coding expertise so I wanted to get guidance from someone with
    experience. Any help would be enormously appreciated!

  4. Hey! I realize this is somewhat off-topic however I needed to ask.
    Does operating a well-established website such as yours require a large amount of work?
    I’m completely new to operating a blog but I do write in my journal every day.

    I’d like to start a blog so I can easily share my experience and feelings online.
    Please let me know if you have any kind of ideas or tips for new
    aspiring bloggers. Thankyou!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *