Suasana Investor Gathering ke-19 Bizcom Indonesia/ist

Bersama Y-Fest,Bizcom Dorong Pelaku Bisnis dan Pelaku Ekonomi Kreatif Dukung Industri 4.0

Agrofarm.co.id-Revolusi industri 4.0 sudah di depan mata. Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkanroadmapMaking Indonesia 4.0 sebagai strategi dalam mencapai target Indonesia menjadi 10 besar kekuatan ekonomi dunia berdasarkan PDB. Peluang yang dihadirkan revolusi ini diantaranya, peningkatan produktivitas yang didukung teknologi disruptif, mendorong tercapainya inklusi ekonomi, dan memberi ruang untuk perkembangan UMKM. Sedangkan tantangan yang dihadapi yaitu, banyaknya pekerjaan yang akan digantikan oleh mesin serta perkembangan industri yang mengarah pada teknologi digital.

Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah, Kamis (27/09/2018),Bizcom Indonesiabersama Y-Fest, menggelar rangkaian acaraInvestor Gatheringke-19 dengan tema The Opportunity Behind Indonesia 4.0 di Fairmont Hotel, Jakarta. Acara ini mengulas tidak hanya peluang dan tantangan yang dihadapi, namun juga sejauh mana perkembangan industri 4.0 di Indonesia.

Dalam rilis yang diterima, Senin (1/10/2018), Sendra Wong selaku CEOBizcom Indonesiamemaparkan,Sudah sangat jelas bahwa dalam mewujudkan Indonesia 4.0, dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri untuk menyamakan pola pikir dan tujuan yang ingin dicapai. Pemerintah sebagai regulator akan mendukung dan memfasilitasi, dan pelaku bisnis dapat terus berinovasi mengikuti perkembangan jaman.

Revolusi industri 4.0 tidak hanya dapat mengubah industri, namun juga pekerjaan, cara berkomunikasi, berbelanja, bertransaksi, hingga gaya hidup. Oleh karenanya, selain mempertahankan eksistensi usaha, pelaku bisnis juga dihimbau agar memberikan dukungan pelatihan kepada para pekerja dan terus mengikuti perkembangan teknologi digital agar dapat bersaing. Pemerintah juga menekankan pendidikan tidak hanya dari segi ilmu namun juga keterampilan dan etika kerja untuk melahirkan generasi yang kompeten dan siap kerja.

Peluang industri 4.0 begitu luas dan ini yang ingin kami tekankan kepada para pelaku bisnis agar mengedepankan sumber daya pekerja melalui pelatihan dan peningkatan produktivitas para pelaku usaha dengan memanfaatkan teknologi. Salah satu upaya pemerintah adalah untuk mensosialisasikan kepada pelaku usaha melalui dialog-dialog terbuka seperti ini, agar kita dapat bersaing bersama di era industri 4.0. Ungkap Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian RI dan Inisiator Indonesia 4.0 dalam pembukaanInvestor Gatheringke-19.

Beberapa kegiatan pemerintah dalam mendukung Making Indonesia 4.0 diantaranya dengan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah untuk membuat platforme-commercedan programe-SmartIKM untuk industri kecil dan menengah agar dapat menembus pasar ekspor melalui platform digital. Tidak hanya itu, pemerintah juga tengah menyusun regulasi mengenai Audit Teknologi Industri (ATI) untuk mengindentifikasi kekuatan dan kelemahan aset teknologi yang dimanfaatkan industri di Indonesia.

Diawali dengan pembukaan dari Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., selaku Menteri Perindustrian RI sekaligus Inisiator Indonesia 4.0 dan Dr. Aziz Syamsuddin, SH, MH selaku Ketua Badan Anggaran DPR-RI yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel dari tokoh pemerintah dan pelaku bisnis yang di antaranya, Amalia Adininggar Widyasanti selaku Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan BAPPENAS, Hira Laksamana selaku CFO Mandiri Capital, Dr. Ir. Hj. Hetifah Sjaifudian, MPP selaku Wakil Ketua Komisi X DRP RI, Fajar Pahrul Jaman selakuCo-FounderdanManaging DirectorIYKRA, Vincent selakuHead of PartnershipdanBusinessDevelopmentGo Pay GOJEK, Ian Agisti Dewi Rani selaku Community Manager Bukalapak, dan Ivan Cahya Permana selaku VPTechnologydanSystemTELKOMSEL. Acara ini kemudian diakhiri dengan penutup dari Ricky Rachmadi selakuChairmanY-Fest.

Acara ini diselenggarakan tidak hanya untuk diskusi namun juga edukasi bagi teman-teman investor dan pelaku bisnis dengan harapan dapat menambah wawasan khususnya dalam pengembangan industri 4.0 dan arahan pemerintah dalam mendukung program Making Indonesia 4.0. tutur Sendra.

Bizcom Indonesiasebagai komunitas pelaku bisnis dan investor yang berfokus pada bidang agrikultur turut memamerkan hasil tani miliknya yang berasal dari Jawa Barat. Selain itu,Bizcomjuga mengeluarkanBizcomeCard untuk para investor dan pelaku bisnis dengan masa berlaku satu tahun dan gratis mengikutiInvestor Gatheringyang diselenggarakanBizcomselama satu tahun penuh. Y-Fest sendiri merupakan perkumpulan anak-anak muda ekonomi kreatif yang digagas oleh Bidang Ekonomi Kreatif DPP Partai Golkar dan berfungsi sebagai wadah sinergi antara pelaku ekonomi kreatif,angleinvestor, modal ventura, dan masyarakat. Y-Fest berfokus pada enam subsektor ekonomi kreatif meliputi kuliner, film, musik,fashion,handicraft, dan aplikasi. Sebagai penutup, Acara ini kemudian diakhiri dengan tanya jawab dan makan siang bersama.irsa