Petani jagung panen/bimo

Harga Jagung Mahal. Ini Perhitungan Versi Petani

Agrofarm.co.id-Pelaku usaha pakan ternak mengaku harga jagung untuk kebutuhan produksi mereka mahal, sehingga tidak mampu membelinya. Padahal dari harga tersebut untung yang didapatkan petani cukup tipis.

Dari rantai pasokan jagung yang Agrofarm dapatkan di Kabupaten Jombang, harga jual untuk Jagung kering dari petani ke pengumpul kecil Rp4.600 sampai Rp4.700 per kilogram (kg), dan jagung basah Rp3.600 sampai Rp 3.700 per kg.

Sementara itu pengumpul kecil menjualnya ke pengumpul besar di kisaran Rp4.800 untuk jagung kering dan untuk jagung basah dibeli dengan harga Rp3.800 per kg. Dan pengumpul besar menjual ke peternak sampai ke perusahaan pakan dengan harga Rp4.800 sampai Rp4.900 per kg.

Namun biasanya, para petani menjual tebas lahan jagungnya dengan harga maksimal per hektar sekitar Rp28.000.000. Terlihat cukup menguntungkan memang dengan masa tanam jagung yang mencapai kurang lebih 3 sampai 4 bulan.

Petani di kabupaten Jombang dan Choirul salah satu penangkar benih yang setiap hari berinteraksi dengan para petani mencoba mengkalkulasikan biaya produksi petani untuk satu hektar lahan jagung.

“Karena lahannya tidak dialiri air, maka petani menyewa pompa air Rp2.450,000 satu kali untuk satu hektar. Untuk 8 kali maksimal selama masa tanam, maka petani paling sedikit mengeluarkan uang sekitar Rp15.000.000,” ungkap Choirul kepada Agrofarm, Senin (15/10/2018).

Menurutnya, petani juga harus mengeluarkan uang untuk membeli benih 1 hektar, pupuk 7 kwintal, pestisida dan side planter yang dijumlahkan sekitar Rp3.605.000.

“Sehingga untuk satu hektar lahan jagung, petani harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 18.605.000. Belum lagi harus membayar sewa lahan yang biayanya bervariasi,” tandasnya.

Sementara itu, sebagian besar petani dikabupaten Jombang menjual hasilnya langsung kepada pengumpul tanpa harus memetik dengan harga maksimal Rp28.000.000 untuk satu hektar lahan.

Hasil panen yang didapat Rp28.000.000 dikurangi Rp18.605.000 hasilnya Rp9.350.000 dibagi 3 bulan Rp3,131,666. Hasil itu didapatkan jika produksi sedang bagus. Bimo