Agrofarm-Asian Agri pada menegaskan kembali komitmen perusahaan perihal pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia dengan meresmikan Program Desa Bebas Api periode tahun 2018/2019.
Sebanyak 16 desa di Riau dan Jambi yang telah bergabung pada periode sebelumnya, kembali menyatakan keinginannya untuk bergabung ke dalam program Desa Bebas Api di tahun ini melalui penandatanganan nota kesepahaman oleh masing-masing kepala desa.
Enam belas desa tersebut di antaranya:
- Desa Lubuk Ogong
- Desa Rantau Baru
- Desa Tambak
- Desa Sotol
- Desa Segati
- Desa Lalang Kabung
- Desa Delik
- Desa Bagan Limau
- Desa Kuala
- Desa Lubuk Bernai
- Desa Lubuk Lawas
- Desa Tuo Sumay
- Desa Teriti
- Desa Muara Sekalo
- Desa Suo Suo
- Desa Semambu
“Kami merasa sangat terbantu dengan kerja sama yang telah berjalan selama dua tahun terakhir ini untuk menjaga desa kami dari kebakaran. Mulai dari peralatan hingga keahlian kami dilatih dan dipersiapkan secara matang melalui program ini,” kata Zulkatab, Crew Leader dari Desa Tambak.
Program Desa Bebas Api periode 2017/2018 mencatat keberhasilan dalam menurunkan angka luasan kebakaran lahan di tahun 2016 dari kisaran 398 Ha di 16 desa Bebas Api Asian Agri di Riau dan Jambi menjadi sekitar 82 hektar di tahun 2017.
“Terjadi penurunan luasan kebakaran mencapai sekitar 316 hektar,” ujar Zulbahri, Manajer Sustainability Operation Asian Agri dalam siaran persnya, Kamis (05/7/2018).
Zulbahri menjelaskan, program Desa Bebas Api (DBA) Asian Agri merupakan sinergi bersama antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dalam menekan angka kebakaran lahan yang berfokus pada pencegahan. Program ini didukung oleh inisiatif masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) dari masing-masing desa untuk mencegah kebakaran dan kabut asap di lingkungan tempat tinggal mereka.
Dengan dukungan bersama dari masyarakat, aparatur dan pemerintah desa, melalui Program Desa Bebas Api, kami optimis dapat terus menekan angka kebakaran ini hingga menjadi sama sekali tidak ada lahan yang terbakar, ujar Zulbahri.
Asian Agri juga berkomitmen mendukung pencegahan kebakaran khususnya selama ajang Asian Games yang direncanakan akan digelar pada bulan Agustus nanti. “Kami bersama dengan seluruh MPA siap mendukung jalannya Asian Games tanpa kabut asap,” jelas Zulbahri.
Penyerahan Penghargaan Desa Bebas Api di Riau
Simbolis penyerahan penghargaan Desa Bebas Api di Riau diserahkan hari ini (5/7) kepada 6 dari 9 desa pada program Desa Bebas Api di Riau tahun 2017/2018, yang berhasil mencegah desanya dari kebakaran.
Regional Head Asian Agri wilayah Riau, Omri Samosir turut hadir dan menyerahkan secara simbolis penghargaan kepada masing-masing kepala desa, yakni 5 desa di Riau yang berhasil mencegah kebakaran di desanya dan 1 desa mengalami kebakaran kurang dari 1 hektar.
Omri menyampaikan, Asian Agri berkomitmen dalam mendukung usaha penciptaan Riau tanpa kabut asap yang selalu menjadi perhatian perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasinya.
“Program Desa Bebas Api merupakan perpanjangan dari komitmen kami dalam pencegahan kebakaran. Di Asian Agri kami memiliki komitmen tanpa bakar untuk memastikan tidak ada lagi praktik bakar yang dilakukan di seluruh areal perkebunan kami, yang selanjutnya semangat yang sama kami perluas dengan mengajak desa-desa di sekitar perusahaan untuk menerapkan komitmen ini,” ujar Omri.
Uang tunai sebesar 100 juta rupiah untuk desa yang berhasil terbebas dari kebakaran serta 50 juta rupiah untuk desa yang mengalami kebakaran kurang dari 1 Ha merupakan bentuk penghargaan yang akan diberikan oleh perusahaan untuk dapat dimanfaatkan bagi kebutuhan desa, secara khusus dalam usaha pencegahan kebakaran.
Penghargaan dalam bentuk uang tunai senilai seratus juta rupiah diterima oleh Desa Lubuk Ogong, Desa Rantau Baru, Desa Sotol, Desa Lalang Kabung, Desa Delik sedangkan lima puluh juta rupiah diterima oleh Desa Tambak di Riau.
Secara total keseluruhan sebanyak 12 desa dari 16 desa binaan Asian Agri di Riau dan Jambi berhasil menerima penghargaan dari program Desa Bebas Api. Penyerahan penghargaan bagi desa-desa binaan di Jambi telah diserahkan pada hari sebelumnya. Bantolo
