Agrofarm-Kementerian Perdagangan (Kemendag) Enggartiasto Lukita akan mempromosikan minyak kelapa sawit dalam Trade Expo Indonesia ke-33 di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten. Hal itu diungkapkan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita pada acara Forum Bisnis Indonesia-Tunisia di di Tunis, Tunisia.
Mendag mengajak para pelaku usaha Tunisia untuk mendorong perdagangan kedua negara di sektor nonmigas, diantaranya minyak kelapa sawit. Selain itu, juga untuk melihat secara langsung produk-produk nonmigas unggulan Indonesia dengan berpartisipasi pada TEI.
“Minyak kelapa sawit berkontribusi sebesar 60% atas ekspor Indonesia. Minyak sawit memainkan peran penting dalam penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan di kedua negara. Di Indonesia, minyak sawit adalah sumber penghasilan bagi sekitar 16,5 juta pekerja langsung dan tidak langsung,” kata Mendag dalam keterangan resminya, Rabu (27/6/2018).
Di Tunisia, minyak kelapa sawit mendukung berbagai industri konsumen mulai dari perawatan tubuh, kosmetik, peralatan rumah tangga, dan makanan dan minuman, sehingga minyak sawit diyakini dapat memberikan peluang kerja secara signifikan bagi jutaan orang Tunisia.
Dalam forum bisnis tersebut, tak lupa Mendag mengajak para pelaku usaha Tunisia untuk berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia ke-33 yang akan berlangsung pada 24 ̶28 Oktober 2018 di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten.
Mendag juga menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Perdagangan Tunisia, Kedutaan Besar Indonesia untuk Tunisia, Kementerian Perdagangan Indonesia, dan semua mitra bisnis yang turut menyukseskan Forum Bisnis Indonesia-Tunisia yang pertama kali digelar.
Forum ini akan menjadi langkah awal untuk lebih memupuk perdagangan, investasi, dan kemitraan ekonomi kedua negara, jelas Mendag. Dian
