Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman pimpin upacara peringatan Hari Krida Pertanian ke-46/ist

Hari Krida Pertanian, Mentan Gelorakan Semangat Wujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia

Agrofarm-Dalam upacara peringatan Hari Krida Pertanian ke 46, Menteri Pertanian Andi Arman Sulaiman menyampaikan Indonesia sebagai negara agraris harus mampu menjadi mandiri di bidang pangan.

Menurutnya, sesuai dengan arah kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, bahwa kebijakan pertanian Indonesia berpangkal pada satu tujuan, mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Saya mengajak segenap insan yang bergerak di bidang pertanian, untuk mengerahkan segala energi yang ada untuk mewujudkan cita cita kemandirian pangan yang menyejahterakan petani.” tegas Amran di depan ribuan pegawai Kementerian Pertanian (Kementan), Jumat (22/6/2018).

Dia meminta segenap insan pertanian untuk terus semangat bekerja unik mewujudkan cita-cita di atas,” Di hari ini Saya mengajak kita semua untuk menggelorakan semangat membangun kemandirian pangan, untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045.

Menutup amanatnya, Menteri Pertanian mengucapkan Selamat Hari Lahir kepada Presiden Joko Widodo, yang juga bertepatan dengan Hari Krida Pertanian 21 Juni.

Tujuan Peringatan Hari Krida Pertanian

Untuk diketahui, sebagaimana dibacakan saat upacara berlangsung, 21 Juni merupakan Hari Krida Pertanian yang senantiasa diperingati masyarakat pertanian yaitu para petani, peternak, pegawai, dan pengusaha yang bergerak di sektor pertanian.

Penetapan tanggal 21 Juni sebagai Hari Krida Pertanian didasarkan atas pertimbangan bahwa pada tanggal tersebut ditinjau dari segi astronomis, matahari yang memberikan tenaga kehidupan bagi tumbuhan, hewan dan manusia, berada pada garis balik utara (23,50 lintang utara) di mana pada saat itu terjadi pergantian iklim yang seirama dengan perubahan perubahan usaha kegiatan pertanian. Dengan demikian bulan Juni merupakan bulan yang penting bagi masyarakat pertanian.

Kegiatan panen berbagai komoditi pertanian seperti kopi, cengkeh, lada, dan sebagainya. Pada hakikatnya Hari Krida Pertanian merupakan hari bersyukur, hari berbangga hati dan sekaligus hari mawas diri serta hari dharma bhakti.

Hari Krida Pertanian juga hari penghargaan kepada orang, keluarga dan masyarakat yang dinilai berjasa dan berprestasi dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya pembangunan di sektor pertanian. Pemberian penghargaan tersebut diharapkan akan dapat mendorong munculnya cipta karsa dan karya yang lebih besar dan berguna terwujudnya masa depan pertanian yang lebih dapat meringankan beban orang yang tengah menderita atau memerlukan bantuan.

Maka saat upacara berlangsung juga dibacakan Keputusan Presiden No.22/TK/Tahun 2018 tanggal 16 Maret 2018, yang memberikan penghargaan berupa Penganugerahan Tanda Kehormatan “Satyalancana Karya Satya”, kepada sejumlah pegawai di lingkungan Kementerian Pertanian RI, sebagai penghargaan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinannya dalam melaksanakan tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil selama Sepuluh Tahun atau Dua Puluh Tahun atau Tiga Puluh Tahun lebih secara terus menerus terhadap Negara Republik Indonesia,sehingga dapat dijadikan teladan bagi setiap pegawai lain.

Upacara peringatan Hari Krida Pertanian ditutup dengan Halal Bil Halal dan ramah tamah pegawai di lingkungan Kementan. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *