Mentan : PBB Apresiasi Upaya RI Tingkatkan Produksi Pangan

Agrofarm-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengapresiasi upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan dalam negerinya.

Hal itu diungkapkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman usai menerima kunjungan dari Pelopor Khusus Dewan HAM PBB untuk Hak atas Pangan di Indonesia, di Kementerian Pertanian (Kementan), Senin (9/4/2018).

“PBB mengapresiasi Indonesia dalam upayanya meningakatkan produksi pangan dalam negeri. Utamnya dalam kebijakan optimasi lahan rawa lebak serta pasang-surut. Awalnya tanam satu kali dapat ditingkatkan mejadi tiga kali dalam satu tahun,” jelas Amran.

Untuk itu, pihaknya akan membangun embung, sumur dalam dan sumur dangkal. Kemudian Kawasan Rumah Pangan Lestasi (KRPL) bisa memenuhi pangan masyarakat dengan menanam cabai, bawang, sayuran di pekarangan.

“Gerakan untuk meningkat produksi pangan ini atas perintah Presiden Joko Widodo guna memuliakan petani dan melindungi petani,” katanya.

Alhasil ekspor produk pertanian Indonesia meningkat 24% pada tahun 2017. “Sebelumnya kita impor telur, ayam, jagung, bawang merah. Sekarang semua komoditi tersebut sudah ekspor. Bahkan beras pasokannya aman. Pertanian tidak selalu identik beras, padahal ada 400 komoditi,” ujar Amran.

Dia menyebutkan, Indonesia awalnya impor jagung 3,5 juta ton atau senilai Rp 10 triliun tiap tahun. Namun pada tahun ini targetnya ekspor jagung mencapai 500.000 ton. Bantolo

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *