Direktur Eksekutif Council for Palm Oil Producing Countries (CPOPC), Mahendra Siregar (kiri)/ist

CPOPC : Indonesia Perlu Diversifikasi Pasar Ekspor Sawit

Agrofarm-Direktur Eksekutif Council for Palm Oil Producing Countries (CPOPC), Mahendra Siregar mengatakan, kelapa sawit merupakan kepentingan nasional dan sudah menjadi bagian dari kebijakan strategis luar negeri Indonesia.

“Indonesia perlu mendiversifikasi negara tujuan ekspor kelapa sawit agar tetap memiliki alternatif pasar walaupun terdapat rencana Uni Eropa untuk menghilangkan biofuel berbasis kelapa sawit pada tahun 2021,” jelas Mahendra dalam siaran persnya, Jumat (30/3/2018).

Kelapa sawit merupakan komoditas utama ekspor Indonesia. Nilai ekspor produk kelapa sawit melampaui ekspor migas Indonesia senilai USD 15 miliar di tahun 2017.

“Ini jauh melampaui ekspor lima komoditas perkebunan utama Indonesia lainnya seperti karet, kakao, kopi, tebu, dan teh,” ujar Mantan Wakil Menteri Perdagangan ini.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), nilai ekspor minyak sawit Indonesia pada tahun 2017 mencapai USD 22,97 miliar, atau naik 26% dari tahun 2016 sebesar US$ 18,1 miliar yang merupakan 12,3% dari total ekspor pada tahun 2016.

Aadapun tujuan ekspor utama kelapa sawit Indonesia saat ini adalah India (34%), Uni Eropa (18%), Tiongkok (14%), Pakistan (10%), dan Bangladesh (6%). Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *