Eddy Martono Rustamadji/ist

GAPKI : Cuaca Normal, Produksi CPO Menningkat

Agrofarm-Ketua Bidang Agraria dan Tata Ruang Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono Rustamadji memperkirakan, produksi minyak sawit (CPO/ crude palm oil) nasional tahun 2018 bakal meningkat dibandingkan 2017. Naiknya produksi, didukung kondisi cuaca tahun 2018 yang cenderung normal.

“Efek cuaca tahun ini tidak terlalu bagus, namun juga tidak buruk. Panen tidak akan terganggu seperti yang terjadi pada tahun 2017,” ujar Eddy dalam Munas ke-10 GAPKI bertema Kemitraan dengan petani sawit Demi Kesejahteraan Bangsa di Hotel Fairmont Jakarta, Kamis (15/3/2018).

Eddy memperkirakan, cuaca yang normal seperti itu akan berdampak baik bagi produksi. Dampak El Nino tahun 2015 dipastikan tidak lagi. Karena itu, produksi CPO tahun ini diperkirakan bisa naik lebih dari 38 juta ton.

Selama tidak terjadi banjir berlebihan atau kebakaran, panen tidak terganggu. Begitu memasuki musim hujan. Jika tidak terjadi banjir dalam jangka waktu lama, efeknya tidak terlalu signifikan. Dampaknya, hanya pada masalah pengangkutan hasil panen dari kebun.

Sebaliknya jika terjadi kebakaran cukup besar, butuh minimal satu tahun untuk mengembalikan kondisi kebun,” kata Eddy.

Eddy juga memastikan, korporasi anggota GAPKI siap mengantisipasi dampak musim kering dengan perlengkapan yang dibutuhan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Tahun ini, kami lebih siap, setelah belajar dari pengalaman tahun 2015. Korporasi sawit juga berkomitmen untuk membantu pemerintah dan masyarat mencegah karhutla. Terbukti, pada tahun 2016-2017 kebakaran berhasl ditangani sehingga tidak meluas,” kata Eddy

Adapun produksi CP0 tahun 2017 mencapai 38 juta ton. Dari angka itu sekitar 31 juta ton di ekspor ke lebih 50 negara dan sisanya digunakan di pasar domestik. Bantolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *