Beranda Industri & Keuangan Wilmar Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

Wilmar Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

340
BERBAGI
Wilmar Indonesia gelar operasi pasar (OP) minyak goreng (migor) di 10 lokasi/ist

Agrofarm.co.id-Menjaga komitmen dengan pemerintah soal harga pangan murah, Wilmar Indonesia menggelar operasi pasar (OP) minyak goreng (migor) di 10 lokasi mulai 5 April 2017. OP dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga migor di dalam negeri.Perusahaan tersebut akan menggelontorkan sedikitnya 2.000 pak migor per hari di setiap lokasi OP.

Komisaris Wilmar Indonesia MP Tumanggor mengatakan, Wilmar sangat menyambut positif berbagai upaya Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menstabilkan harga migor agar tidak terjadi kenaikan harga.

“Jika harga naik, kami paham akan berakibat kepada tingginya tingkat inflasi. Perusahaan dapat memahami keinginan pemerintah menjaga harga migor apalagi untuk kepentingan rakyat. Itu sebabnya hampir semua industri migor berkomitmen melaksanakan imbauan Menteri Perdagangan,” kata Tumanggor pada Agrofarm,di Jakarta.
.
Wilmar akan menjual migor dengan harga sesuai arahan Mendag Enggartiasto Lukita sebesar Rp 11 ribu per liter. “Wilmar Group akan mengadakan OP migor yang dimulai 5 April 2017. Kegiatan ini berlangsung di 10 sentra area operasional Wilmar. Tujuan OP ini untuk menjaga agar tidak terjadi kenaikan harga minyak goreng, terutama menghadapi Ramadan dan Lebaran 2017,” kata Tumanggor.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) Sahat Sinaga mengatakan, produsen migor di Tanah Air siap memenuhi kebutuhan pasar pada saat Ramadan-Lebaran 2017. Kebutuha migor selama dua bulan periode tersebut diprediksi mencapai 1 juta ton.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, pihaknya melakukan operasi pasar murah bahan pangan secara intensif di setiap titik yang menunjukkan gejala gejolak harga.

“Kami di daerah-daerah sudah melakukan OP murah secara aktif. Prinsip saya memang tidak ingin melakukan OP murah secara mendadak pada saat Ramadan nanti. Kami lakukan dari sekarang, di setiap titik yang berpotensi dan menunjukkan gejala gejolak harga. Kami tidak dilakukan di pasar, melainkan ke pemukiman. Jadi, pasar tidak kaget dan tidak mengganggu pedagang pengecer kecil,” kata Djarot sebelum rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR, kemarin. diany

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here