Beranda Pertanian Virkon S, Ampuh Kendalikan Virus Flu Burung

Virkon S, Ampuh Kendalikan Virus Flu Burung

BERBAGI
Foto : Serangan flu burung pada ternak ayam. (Ist)

Agrofarm.co.id – Virkon S, salah satu disinfektan terkemuka di dunia untuk bidang kedokteran hewan, yang diproduksi oleh perusahaan bahan kimia khusus LANXESS, terbukti efektif melawan strain mematikan dari virus flu burung yang sangat pathogen.

Studi yang dilakukan oleh laboratorium-laboratorium uji internasional independen telah membuktikan bahwa Virkon S menonaktifkan strain-strain flu burung yang sangat patogen dalam kondisi peternakan yang penuh tantangan, seperti tantangan organik berat, pengenceran oleh air hujan dan suhu rendah, dan berbagai organisme penyebab penyakit yang dapat muncul di peternakan. Virkon S direkomendasikan untuk digunakan pada tingkat pengenceran 1:100 untuk upaya-upaya biosekuriti preventif yang berkesinambungan guna secara cepat memberikan tingkat kemanjuran yang tinggi.

Kualitas Virkon S yang sangat berkhasiat ini telah dibuktikan dalam serangkaian tes terhadap kelompok virus orthomyxoviridae (termasuk strain flu burung H5N1), dan dengan demikian secara tidak langsung diyakini mampu juga menonaktifkan strain H5N8 dan H5N6.

Wabah flu burung di Eropa dan Asia

Dengan merebaknya wabah flu burung H5N6 di Korea Selatan dan H5N8 di Eropa baru-baru ini, para ahli hewan di seluruh dunia telah menyarankan produsen-produsen unggas untuk meningkatkan kewaspadaan biosekuriti mereka guna mengurangi kemungkinan burung liar yang sedang bermigrasi untuk menginfeksi puluhan juta burung produksi. Entah ternak-ternak tersebut dikandangkan atau tidak, suatu kendaraan dapat terjangkit virus yang sangat menular dan membawa organisme tersebut ke peternakan, di mana para pekerja dapat berpotensi menyebarkan penyakit melalui sentuhan, pakaian dan alas kaki mereka.

Virkon S, tidak seperti sejumlah disinfektan lainnya, tetap berfungsi sangat efektif dalam suhu dingin, meski berada di tengah tantangan organik dan di seluruh spektrum pH, tanpa perlu meningkatkan konsentrasi atau waktu kontak permukaannya.

Global Head of the Disinfectants Business di LANXESS Material Production Products, Igor Martin menjelaskan, landasan dari tanggap darurat wabah penyakit ini adalah mempertahankan tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap Flu Burung.

“Protokol-protokol kendali untuk penyakit yang sangat menular ini harus didasarkan pada upaya-upaya biosekuriti berkelanjutan yang logis dan efektif, sebagaimana yang dijelaskan di bawah ini, dengan menggunakan disinfektan yang secara independen terbukti efektif menangkal strain-strain virus flu burung yang sangat patogen. Strategi pengendalian penyakit darurat yang efektif harus menjadi prioritas bagi pemerintah dan produsen unggas di seluruh dunia,” kata Igor dalam keterangan resminya, Selasa (11/4/2017).

Upaya  biosekuriti

Para produsen unggas harus memastikan bahwa upaya-upaya biosekuriti mereka diterapkan dengan penuh kewaspadaan dan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  • Kontrol perimeter biosekuriti yang efektif
  • Biosekuriti dalam hal transportasi: wheel dip (menenggelamkan roda kendaraan dalam cairan disinfektan) dan semprotan
  • Mencuci kaki dalam cairan disinfektan (disinfectant foot dip)
  • Pencucian tangan dan pakaian pelindung
  • Menghindari ternak bersentuhan dengan burung liar
  • Pembersihan kandang unggas secara menyeluruh dengan pembersih multiguna yang kuat (misalnya Biosolve Plus)
  • Yang terpenting adalah disinfeksi kandang-kandang unggas secara rutin, menyeluruh dan efektif karena virus flu burung dapat bertahan hidup dengan baik di dalam air. Oleh karena itu, mencuci hanya dengan air saja dapat membantu dalam transmisi virus tersebut.

Adapun pada 1 September 2016, LANXESS Deutschland GmbH resmi menjadi pemilik bisnis teknologi disinfektan Virkon. LANXESS adalah sebuah perusahaan kimia khusus terkemuka dengan angka penjualan sebesar EUR 7,9 miliar pada tahun 2015. Perusahaan ini memiliki 54 lokasi produksi di 29 negara, dan mempekerjakan sekitar 16.700 orang. Di Korea, Virkon S didistribusikan secara eksklusif oleh Bayer Korea dan di bawah merek Bayer. Beledug Bantolo