Beranda Industri & Keuangan TEI Perluas Pasar Ekspor Indonesia

TEI Perluas Pasar Ekspor Indonesia

58
BERBAGI
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda?Ist

Agrofarm.co.id-Trade Expo Indonesia (TEI) merupakan ajang yang tepat dalam mengembangkan dan memperluas pasar ekspor Indonesia. TEI diyakini dapat terus tumbuh di tahun mendatang dan menjadi platform bagi para pelaku bisnis Indonesia dan dunia dalam mengembangkan bisnisnya.

Hal ini ditegaskan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Arlinda saat memberikan sambutan di acara Gathering TEI 2017 yang berlangsung, Jumat (25/8/2018), di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

“TEI diharapkan dapat mendongkrak pergerakan industri dan bisnis Indonesia sekaligus mendorong sektor-sektor pendukungnya. Selain itu, TEI juga diharapkan dapat menjadi instrumen penting mempromosikan produk ekspor Indonesia serta menjadi salah satu alat untuk meningkatkan akses pasar dan diversifikasi pasar tujuan utama ekspor, khususnya pasar nontradisional,” ungkap Arlinda.

Pada Gathering TEI yang mengusung tema ‘Global Partner for Sustainable Resource’, Arlinda kembali mengajak dunia usaha untuk berpartisipasi pada TEI ke-32 yang akan berlangsung pada 11-15 Oktober 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, BSD City, Tangerang, Banten. TEI merupakan acara bisnis ke bisnis (B to B) terbesar yang menampilkan produk-produk terbaik dari Indonesia, mulai dari produk manufaktur, pertambangan, industri strategis hingga kerajinan.

“TEI juga merupakan ajang promosi produk ekspor dan jasa Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, dengan sasaran tembak memasuki pasar global,” imbuhnya. Gathering TEI dihadiri lebih dari 160 peserta yang berasal dari dunia usaha yang akan berpartisipasi pada TEI 2017, para pelaku usaha yang merupakan calon peserta TEI 2017, serta asosiasi dan Kementerian terkait.

Gathering TEI juga dihadiri perwakilan CIMB Niaga yang memaparkan strategi pemanfaatan layanan pembiayaan perdagangan untuk penetrasi pasar ekspor. “Strategi ini menjadi kunci awal membuka jalan menuju pasar global. Layanan pembiayaan perdagangan sangat dibutuhkan para pelaku usaha yang berorientasi ekspor,” kata Arlinda.

Pada penyelenggaraan TEI 2017, CIMB Niaga menawarkan program khusus bagi peserta TEI. Program tersebut antara lain tarif khusus perlindungan pembayaran melalui skema export collection, pembukaan rekening giro rupiah maupun giro dolar Amerika Serikat (USD), fasilitas pembayaran nontunai melalui Electronic Data Capture (EDC) bagi ekshibitor selama TEI berlangsung, serta program menarik lainnya.

Dengan berpartisipasi pada TEI, lanjut Arlinda, buyer internasional dapat mengeksplorasi peluang kerja sama dengan mitra bisnis prospektif dan berinteraksi dengan petinggi Pemerintah Indonesia, pemimpin bisnis, serta para pelaku usaha guna mendapatkan wawasan tentang peluang bisnis di Indonesia.

Menurut Arlinda, sampai saat ini sebanyak 1.065 buyer dari 66 negara telah mendaftar secara online yang mencakup 5.009 permintaan dengan minat utama pada produk manufaktur, makanan dan minuman, fesyen dan gaya hidup, furnitur, jasa, serta industri strategis dan kreatif. Selain itu, terdapat juga 451 buyer sebagai delegasi misi dagang yang berasal dari China, Malaysia, Dubai, Jepang, Pakistan, dan Hungaria.

TEI 2017 diharapkan akan dihadiri lebih dari 16.000 buyer internasional dan diikuti 1.100 peserta pameran. Nilai transaksinya ditargetkan mencapai USD 1,1 miliar. diany

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here