Beranda Sawit SMART Raup Penjualan Bersih Rp 9,2 Triliun di Kuartal I 2017

SMART Raup Penjualan Bersih Rp 9,2 Triliun di Kuartal I 2017

BERBAGI

Agrofarm.co.id – PT  Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) Tbk  mencatat penjualan bersih naik 16% pada kuartal I tahun 2017.

Dalam siaran pers yang diterima Agrofarm, Kamis, (25/5/2017) menyebutkan pencapaian kinerja keuangan perseroan yang cukup baik di kuartal I ini. Penjualan bersih tumbuh 16% menjadi Rp 9,21 triliun sejalan dengan meningkatnya harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar internasional.

Adapun laba usaha meningkat cukup signifikan sebesar 40% menjadi Rp 359 miliar disebabkan oleh menurunnya beban usaha. Sedangkan penurunan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 26% menjadi Rp 340 miliar terutama disebabkan karena lebih rendahnya laba selisih kurs yang tercatat selama kuartal berjalan.

Sementra itu, posisi keuangan PT SMART Tbk per 31 Maret 2017 tetap kuat. Dengan jumlah aset yang bertahan di sekitar Rp 26 triliun, posisi keuangan perseroan tetap berada pada tingkat yang sehat. Rasio pinjaman bersih terhadap ekuitas yang disesuaikan sebesar 0,39 kali, lebih baik dibandingkan dengan 0,48 kali pada akhir tahun 2016. Per 31 Maret 2017, nilai ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh menjadi Rp 10,53 triliun.

Sementara pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan, para pemegang saham menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dalam rangka mengalihkan kekayaan perseroan atau menjadikan jaminan utang kekayaan perseroan yang merupakan lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak.

Pengalihan atau menjadikan jaminan utang kekayaan perseroan dilakukan dalam kaitannya dengan usaha perolehan fasilitas pinjaman atau pendanaan di masa yang akan datang. Untuk pengalihan kekayaan yang sifatnya memenuhi definisi yang terdapat dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. IX.E.2 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama atau Peraturan BAPEPAM-LK No. IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu, maka pelaksanaannya akan memenuhi Peraturan BAPEPAM-LK terkait.

Pada saat yang sama, pemegang saham Perseroan telah menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp 25,- per saham atau sebesar 3% dari laba bersih tahun 2016. Beledug Bantolo