Beranda Sawit SMART Alokasikan Capex Rp 637 M untuk Bangun Pabrik Biodiesel

SMART Alokasikan Capex Rp 637 M untuk Bangun Pabrik Biodiesel

BERBAGI
PT SMART Tbk Alokasikan Capex untuk biodiesel. (Ist)

Agrofarm.co.id – PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) 2017 sebesar Rp 637 miliar guna membangun pabrik biodiesel berkapasitas 300 ribu ton per tahun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, untuk keperluan ekspansi di tahun 2017 telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 637 miliar. Adapun pada tahun lalu perseroan telah menyelesaikan pembangunan pabrik biodiesel di Kalimatan Selatan dengan kapasitas 300 ribu ton per tahun. Tahun 2017 akan menambah satu pabrik biodiesel lainnya dekat Jakarta dengan kapasitas yang sama.

Wakil Direktur Utama PT SMART Tbk Jimmy Pramono mengatakan, perusahaan memulai tahun 2017 dengan kinerja yang lebih baik. “Kami akan terus memperkuat keunggulan kompetitif baik di sektor hulu maupun hilir untuk memanfaatkan perkembangan pasar yang positif. Untuk sisa tahun ini, kami berharap kinerja Perseroan dapat didukung terutama dari peningkatan kuantitas produksi,” dalam keterangan resminya, Selasa (30/5/2017).

Mengenai prospek industri, Jimmy menambahkan, pasar minyak sawit akan terus berfluktuasi, namun kami yakin bahwa prospek jangka panjangnya akan tetap menjanjikan karena produktivitas minyak sawit yang jauh melebihi industri minyak nabati lainnya.

Sementara itu, luas area tertanam sekitar 138.900 hektar, di mana 138.100 hektar telah menghasilkan. Perseroan berhasil memanen 671 ribu ton tandan buah segar (TBS) selama kuartal pertama tahun 2017, 14,5% lebih tinggi dibandingkan kuartal pertama tahun 2016. Hal ini didukung oleh manajemen perkebunan terbaik dan berkurangnya dampak dari kondisi cuaca El Nino yang terjadi pada tahun 2015.

TBS lebih lanjut diolah di 16 pabrik kelapa sawit (PKS) dengan total kapasitas 4,2 juta ton per tahun, Perseroan memproduksi minyak sawit (“CPO”) dan inti sawit (“PK”) masing-masing sebesar 157 ribu ton dan 38 ribu ton pada kuartal yang sama. Tingkat ekstraksi minyak sawit dan inti sawit masing-masing adalah 22,10% dan 5,35%.

Selain itu, pada bisnis hilir, Perseroan saat ini mengoperasikan empat pabrik pengolahan palm kernel (PK) dengan jumlah kapasitas 480 ribu ton per tahun, 4 pabrik rafinasi dengan jumlah kapasitas 2,9 juta ton per tahun, dan pabrik oleokimia dengan kapasitas 240 ribu ton per tahun. Beledug Bantolo